Kepala BNPB Suharyanto Minta BPBD Punya Wewenang Penuh Antisipasi Bencana Nataru

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., saat menyampaikan perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Sumatera Utara, Aceh dan Sumatra Barat dalam konferensi pers dari Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Jumat (28/11) sore.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Foto: HO/Faktakalbar.id

Baca Juga: Kejar Target Sekolah, BNPB Kebut 584 Huntara dan Trauma Healing di Agam

Jika terjadi bencana, BPBD seharusnya memegang kendali utama, didukung oleh TNI dan Polri.

“Kepada BPBD, meski mungkin masih pelaksana, kami mohon untuk tidak ragu mengambil kendali saat tanggap darurat. Unsur TNI dan Polri ini hanya membantu. Jika terjadi bencana, maka BPBD memegang kendali saat tanggap darurat,” tegasnya.

Ia juga meminta kepala daerah untuk tidak ragu menetapkan status siaga atau tanggap darurat bencana. Langkah ini penting agar pemerintah pusat dapat segera turun memberikan intervensi bantuan dan anggaran.

(*Red)