Menolak Tua, KRI Multatuli-561 Kini Punya Hangar Baru untuk Dukung Operasi Udara

KRI Multatuli-561 melakukan manuver di perairan terbuka bersama helikopter TNI AL yang terbang rendah di atasnya. Kapal markas legendaris ini kini dilengkapi fasilitas hangar baru hasil modifikasi untuk mendukung operasi penerbangan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
KRI Multatuli-561 melakukan manuver di perairan terbuka bersama helikopter TNI AL yang terbang rendah di atasnya. Kapal markas legendaris ini kini dilengkapi fasilitas hangar baru hasil modifikasi untuk mendukung operasi penerbangan. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Pada masa awal karirnya, KRI Multatuli 561 ini memberikan perbekalan ulang serta membantu perbaikan ringan armada kapal selam kelas Whiskey buatan Uni Soviet yang kala itu memperkuat Satuan Kapal Selam TNI Angkatan Laut “Hiu Kencana”,” catat sejarah pengabdian kapal tersebut.

Dari Timor Timur hingga Pembajakan TB Charles

Selain tugas militer murni, kapal ini juga terlibat dalam operasi kemanusiaan bersejarah.

KRI Multatuli memegang peran penting saat mengevakuasi pengungsi dari Timor Timur pada kerusuhan besar September 1999.

Memasuki era 2000-an, peran kapal ini bergeser menjadi kapal patroli di wilayah perairan Indonesia Timur. Meski tua, taringnya masih tajam.

Pada periode 2016-2017, KRI Multatuli sukses menggagalkan berbagai aksi pencurian ikan (illegal fishing) dan penyelundupan.

Salah satu prestasi gemilangnya adalah keberhasilan dalam operasi pembebasan sandera pada tahun 2016.

Bekerja sama dengan KRI Kerapu-812, KRI Multatuli berhasil menemukan kapal tunda TB Charles-001 yang dibajak beserta enam orang anak buah kapal (ABK) yang diculik.

Dengan adanya modifikasi hangar baru ini, KRI Multatuli-561 diharapkan semakin optimal dalam menjalankan fungsi komando dan pengendalian (Kodal) serta dukungan operasi udara di tengah samudra.

(ra)