Apa itu KBGO? Ini Penjelasannya

Seorang perempuan memegang poster bertuliskan "Hidup Perempuan yang Melawan Ketidaksetaraan" saat demonstrasi (Dok. Ist)
Seorang perempuan memegang poster bertuliskan "Hidup Perempuan yang Melawan Ketidaksetaraan" saat demonstrasi (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) menjadi fenomena yang semakin mengkhawatirkan seiring meningkatnya penggunaan internet dan media sosial.

Ruang digital yang seharusnya menjadi sarana berekspresi justru kerap berubah menjadi ruang kekerasan, terutama bagi perempuan dan kelompok rentan lainnya.

Meski terjadi di dunia maya, KBGO memiliki dampak nyata dan serius terhadap korban, baik secara psikologis, sosial, maupun ekonomi.

Baca Juga: Kasus Pencabulan di Sambas: Polisi Amankan Pelaku, Korban Alami Kekerasan Seksual Sejak April 2024

KBGO adalah segala bentuk kekerasan yang dilakukan melalui teknologi digital dan ditujukan kepada seseorang berdasarkan gender, identitas gender, atau ekspresi gendernya.

Kekerasan ini berakar pada ketimpangan relasi kuasa yang sama dengan kekerasan berbasis gender secara umum, tetapi difasilitasi oleh media digital.

Komnas Perempuan menjelaskan bahwa KBGO merupakan bagian dari kekerasan berbasis gender yang memanfaatkan teknologi informasi, seperti media sosial, aplikasi pesan, dan platform digital lainnya.

Oleh karena itu, kekerasan ini tidak dapat dianggap ringan hanya karena terjadi di ruang virtual.

Bentuk-bentuk KBGO

KBGO memiliki beragam bentuk yang sering kali saling berkaitan. Salah satu bentuk yang paling umum adalah pelecehan berbasis gender di ruang digital, seperti komentar seksual, ujaran merendahkan, dan ancaman kekerasan melalui media sosial.

Selain itu, terdapat kekerasan berupa penyebaran konten intim tanpa persetujuan korban, yang sering disebut sebagai kekerasan seksual berbasis digital.

Bentuk lain meliputi doxing, yaitu penyebaran data pribadi korban, serta impersonasi dan manipulasi identitas digital yang bertujuan merusak reputasi.