“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis menghadapi potensi gangguan distribusi energi dan ancaman modern seperti serangan drone,” tegas Sjafrie dalam arahannya.
Gelar Sistem Anti-Drone
Sebagai bentuk langkah konkret pengamanan, Menhan mengungkapkan bahwa strategi pertahanan di kilang minyak tersebut tidak hanya mengandalkan penempatan personel TNI dan pengawasan akses yang ketat.
Lebih jauh, teknologi canggih seperti sistem anti-drone dan pengoperasian drone intai juga dikerahkan untuk memitigasi serangan udara nirawak.
Baca Juga: Tragedi Terra Drone Kemayoran: 22 Tewas Terjebak, Pintu Akses Tunggal Jadi Sorotan
Sjafrie juga menekankan pentingnya disiplin tinggi, kewaspadaan, serta semangat kolektif dari seluruh elemen yang bertugas.
Hal ini mutlak diperlukan demi menjaga kelancaran dan keamanan operasional kilang energi nasional yang menjadi tulang punggung distribusi bahan bakar di wilayah tersebut.
(Ra)





















