Bendera Thailand Dicopot, Pasukan Kamboja Klaim Rebut Kembali Wilayah Beung Trakuon

Personel militer Kamboja mengibarkan bendera negara di pos perbatasan Beung Trakuon menggantikan bendera Thailand dengan latar belakang kawat berduri. (Dok. Ist)
Personel militer Kamboja mengibarkan bendera negara di pos perbatasan Beung Trakuon menggantikan bendera Thailand dengan latar belakang kawat berduri. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, INTERNASIONAL – Eskalasi konflik di perbatasan semakin memanas. Pasukan militer Kamboja dilaporkan berhasil merebut kembali kendali penuh atas garis depan wilayah Beung Trakuon pada Kamis (11/12/25).

Dalam operasi tersebut, pasukan Thailand dipaksa mundur dari posisi yang sempat mereka duduki.

Baca Juga: Kamboja Mobilisasi Tank T-55 ke Garis Depan untuk Hadapi Oplot dan VT-4 Thailand

Berdasarkan laporan visual dari lokasi kejadian, keberhasilan operasi ini ditandai dengan penurunan bendera nasional Thailand yang sebelumnya ditancapkan di area tersebut sehari sebelumnya.

Sebagai gantinya, bendera Kamboja kini kembali berkibar di titik strategis itu, menegaskan penguasaan kembali oleh militer Phnom Penh.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan personel militer Kamboja mengamankan area yang dikelilingi kawat berduri dan jalan akses utama.

Baca Juga: Diduga Jadi Sarang Militer, Jet Tempur Thailand Bombardir Kasino Royal Hill Kamboja

Peristiwa ini menjadi titik balik terbaru dalam ketegangan militer kedua negara, menyusul serangkaian mobilisasi alat utama sistem senjata (alutsista) berat ke wilayah perbatasan dalam beberapa hari terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban jiwa dari kedua belah pihak dalam bentrokan perebutan wilayah Beung Trakuon ini.

(ra)