“Adanya harapan untuk melakukan percepatan-percepatan dalam kondisi darurat ini,” ujar Mahyeldi, Selasa (9/12).
Ia menambahkan, jajarannya saat ini tengah menghitung kebutuhan riil yang diperlukan untuk proses pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumbar.
Data Terkini Korban dan Pengungsi
Berdasarkan data Pos Pendamping Nasional wilayah Sumbar per Senin (8/12), dampak bencana ini sangat signifikan.
Tercatat korban meninggal dunia mencapai 234 orang, sementara 95 orang masih dinyatakan hilang. Jumlah warga yang mengungsi tercatat sebanyak 20.474 jiwa.
Posko yang beroperasi di kabupaten dan kota terdampak terus mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, organisasi non-pemerintah, dan lembaga usaha.
Hingga kini, upaya perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan jaringan distribusi air, serta pendistribusian logistik bantuan kepada warga masih terus dilakukan secara intensif.
(Ra)
















