Korban Hilang Capai 95 Orang, Pemprov Sumbar Perpanjang Status Tanggap Darurat 14 Hari

Petugas gabungan dan relawan PMI melakukan koordinasi di jalan yang rusak akibat longsor di Sumatra Barat. (Dok. BNPB)
Petugas gabungan dan relawan PMI melakukan koordinasi di jalan yang rusak akibat longsor di Sumatra Barat. (Dok. BNPB)

“Adanya harapan untuk melakukan percepatan-percepatan dalam kondisi darurat ini,” ujar Mahyeldi, Selasa (9/12).

Baca Juga: Bocoran Prabowo di Aceh: RI Bakal Punya ‘Raksasa’ Mi-26 dan 200 Helikopter Baru Mulai Januari

Ia menambahkan, jajarannya saat ini tengah menghitung kebutuhan riil yang diperlukan untuk proses pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumbar.

Data Terkini Korban dan Pengungsi

Berdasarkan data Pos Pendamping Nasional wilayah Sumbar per Senin (8/12), dampak bencana ini sangat signifikan.

Tercatat korban meninggal dunia mencapai 234 orang, sementara 95 orang masih dinyatakan hilang. Jumlah warga yang mengungsi tercatat sebanyak 20.474 jiwa.

Posko yang beroperasi di kabupaten dan kota terdampak terus mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, organisasi non-pemerintah, dan lembaga usaha.

Hingga kini, upaya perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan jaringan distribusi air, serta pendistribusian logistik bantuan kepada warga masih terus dilakukan secara intensif.

(Ra)