Kumpulkan Kabinet di Hambalang, Prabowo Buru Tambang Ilegal di Wilayah ‘Tak Tersentuh’

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas kabinet membahas penertiban tambang dan hutan ilegal di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang. (Dok. Instagram/@sekretariat.kabinet)
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas kabinet membahas penertiban tambang dan hutan ilegal di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang. (Dok. Instagram/@sekretariat.kabinet)

Faktakalbar.id, BOGOR – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan ketegasannya dalam memberantas mafia sumber daya alam.

Ia mengumpulkan sejumlah menteri kunci dan aparat penegak hukum Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, guna merumuskan strategi penindakan hukum di sektor hutan dan pertambangan, Minggu (23/11/25).

Baca Juga: Kejagung Buru Pemodal Kakap di Balik Tambang Timah Ilegal Bangka Tengah

Pertemuan tingkat tinggi ini tidak sekadar membahas wacana, melainkan menyasar target spesifik yang krusial.

Fokus utama rapat adalah mengevaluasi hasil kerja Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan dan Pertambangan, serta merancang operasi penindakan di kawasan-kawasan ilegal yang selama ini dikenal sulit dijangkau atau “tak tersentuh” oleh aparat hukum.

Dalam keterangan resmi Sekretariat Kabinet, ditegaskan bahwa langkah ini diambil Presiden Prabowo sebagai wujud komitmen mutlak terhadap amanat konstitusi.

Presiden tidak ingin kekayaan alam negara bocor ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id