Faktakalbar.id, YOGYAKARTA – Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asia Pacific Dialogue Platform on Anticipatory Action (APDP) 2025, yang mempertemukan lebih dari 100 delegasi dari 15 negara dan mitra kemanusiaan internasional.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan komitmen Indonesia untuk mengintegrasikan aksi antisipatif ke dalam sistem penanggulangan bencana nasional, Kamis (13/11/25).
Baca Juga: Banjir Bandang Bima: 156 Jiwa Terdampak, Jembatan dan Tanggul Rusak Berat
Kegiatan yang berlangsung di Yogyakarta pada 4-6 November 2025 ini dihadiri praktisi, perwakilan pemerintah, ilmuwan, dan organisasi kemanusiaan regional.
Tema pertemuan tahun ini adalah “Harmonising the Anticipatory Action Approach: Finding the Right Tune for Coherence”, yang menggambarkan misi kolektif untuk mensinergikan kebijakan, data ilmiah, dan partisipasi masyarakat.
BNPB diwakili oleh Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pencegahan, Pangarso Suryotomo.
















