Banjir Bandang Bima: 156 Jiwa Terdampak, Jembatan dan Tanggul Rusak Berat

Kondisi jalan pascabanjir bandang di Kecamatan Rasanae Barat, Bima, yang menunjukkan sebuah tiang listrik miring nyaris roboh. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Kondisi jalan pascabanjir bandang di Kecamatan Rasanae Barat, Bima, yang menunjukkan sebuah tiang listrik miring nyaris roboh. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, BIMA – Banjir bandang yang dipicu luapan Sungai Rabasalo menerjang dua kecamatan di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Selasa (11/11/25).

Bencana ini terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi sekitar pukul 12.49 WITA, Kamis (13/11/25).

Baca Juga: Sungai Ancar Meluap, Puluhan Rumah di Mataram Terendam Banjir 30 Cm

Sungai Rabasalo dilaporkan meluap ke pemukiman warga di Kecamatan Rasanae Barat dan Kecamatan Rasanae Timur.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat 156 jiwa terdampak dari kejadian ini.

Kerugian material yang ditimbulkan cukup signifikan, di antaranya 39 rumah terendam, satu jembatan rusak berat, dan satu tanggul rusak berat.