Kumpulan Kutipan Pahlawan Nasional untuk Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025

Kutipan Pahlawan Nasional untuk Hari Pahlawan 10 November 2025
Kutipan Pahlawan Nasional untuk Hari Pahlawan 10 November 2025. (Dok. canva.com)

Banyak cara untuk ikut memperingati Hari Pahlawan tersebut, salah satunya membagikan Kutipan Pahlawan Nasional di media sosial masing-masing maupun mengirimkannya ke teman dan keluarga.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini adalah kumpulan Kutipan Pahlawan Nasional untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025:

1. Soekarno

  • “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Dan berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”
  • “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.”
  • “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

2. Mohammad Hatta

  • “Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata untuk membela cita-cita.”
  • “Indonesia tidak akan bercahaya karena obor besar di Jakarta, tapi akan bercahaya karena lilin-lilin di desa.”
  • “Badan orang bisa dirantai tetapi semangat merdeka tidak dapat diikat!”

3. Jenderal Sudirman

  • “Tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan.”
  • “Percaya dan yakinlah bahwa kemerdekaan satu negara yang didirikan di atas timbunan runtuhan ribuan jiwa… tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia, siapa pun juga.”

4. Bung Tomo

  • “Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga.”

5. Tan Malaka

  • “Rakyat adalah kunci dari setiap perubahan sosial yang berarti.”
  • “Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda.”

6. Raden Ajeng Kartini

  • “Tahukah engkau semboyanku? Aku mau! 2 patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan.”

7. Ki Hajar Dewantara

  • “Ing Ngarso Sung Tulodo (Di depan memberi contoh). Ing Madyo Mangun Karso (Di tengah memberi semangat). Tut Wuri Handayani (Di belakang memberi dorongan).”

8. Sutan Syahrir

  • “Kemerdekaan nasional bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya.”

9. Pahlawan Lainnya

  • Pangeran Diponegoro: “Hanya dengan kerja keras dan kejujuran kita bisa mengubah nasib dan mencapai tujuan bersama.“
  • Silas Papare: “Jangan sanjung aku, tetapi teruskanlah perjuanganku.”
  • Gubernur Suryo: “Berulang-ulang telah kita katakan, bahwa sikap kita ialah lebih baik hancur daripada dijajah kembali.”
  • Cut Nyak Dien: “Kita tidak akan menang bila kita masih terus mengingat semua kekalahan.”

(*Drw)