Perempuan yang berolahraga sedang hingga berat selama 51 menit per minggu memiliki risiko kematian yang lebih rendah, sementara pria membutuhkan 85 menit.
Artinya, untuk mendapatkan keuntungan yang sama, pria perlu berolahraga sekitar 1,7 kali lebih banyak daripada perempuan.
Secara umum, semakin banyak hari seseorang beraktivitas fisik dalam seminggu, semakin rendah risiko mereka terkena penyakit jantung, terlepas dari jenis kelaminnya.
Baca Juga: Pentingnya Pemanasan Sebelum Olahraga 5-10 Menit: Dokter Jelaskan Manfaat dan Gerakan Dinamis
Pengaruh Hormon Estrogen dan Struktur Otot
Keunggulan biologis perempuan dalam faktor risiko penyakit koroner yang lebih rendah dapat dikaitkan dengan dua faktor utama: hormon dan struktur otot.
Inilah yang menjelaskan mengapa Olahraga untuk Jantung Pria dan Wanita memberikan hasil yang berbeda.
- Hormon Estrogen: Hormon ini mendorong pembakaran lemak dan memiliki efek perlindungan yang kuat pada pembuluh darah.
- Struktur Otot: Perempuan memiliki lebih banyak serat otot yang berorientasi pada daya tahan (endurance).
Sementara laki-laki memiliki lebih banyak serat otot yang dibentuk untuk kekuatan dan kecepatan.
Kondisi biologis ini dapat menjelaskan mengapa jantung perempuan menjadi lebih sehat dengan lebih sedikit latihan fisik dibandingkan pria.
(*Drw)
















