Jokowi Respons Isu Mark Up Whoosh: Ini Layanan Publik, Bukan Cari Laba

Ilustrasi - Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers mengenai isu mark up dan kerugian Kereta Cepat Whoosh di Solo. (Dok. Instagram/@jokowi)
Ilustrasi - Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers mengenai isu mark up dan kerugian Kereta Cepat Whoosh di Solo. (Dok. Instagram/@jokowi)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara soal isu dugaan mark up (penggelembungan anggaran) dan kerugian dalam proses pengadaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Jokowi menegaskan proyek tersebut dibangun sebagai layanan publik untuk mengatasi kemacetan parah, bukan untuk mencari laba, Senin (27/10/25).

Jokowi menerangkan, alasan utama pembangunan Whoosh adalah kondisi kemacetan di Jakarta, Jabodetabek, dan Bandung yang dinilai sudah sangat parah.