Faktakalbar.id, NASIONAL – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara soal isu dugaan mark up (penggelembungan anggaran) dan kerugian dalam proses pengadaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.
Jokowi menegaskan proyek tersebut dibangun sebagai layanan publik untuk mengatasi kemacetan parah, bukan untuk mencari laba, Senin (27/10/25).
Jokowi menerangkan, alasan utama pembangunan Whoosh adalah kondisi kemacetan di Jakarta, Jabodetabek, dan Bandung yang dinilai sudah sangat parah.
















