Lokasinya yang tidak tersembunyi membuat kelalaian ini terasa semakin menyakitkan.
Setiap hari, para aparat dan pejabat setempat melewati jembatan ini untuk bekerja.
Warga pun bertanya-tanya, bagaimana mungkin sebuah kerusakan yang begitu jelas di depan mata bisa terabaikan begitu lama.
“Akses satu-satunya itu pas depan kantor camat Kecamatan Meranti. Bagaimana bisa tidak terlihat?” keluh seorang warga dalam laporannya, Sabtu (11/10/2025).
Jika jembatan ini ambruk, lumpuhnya tidak hanya transportasi, tetapi juga perputaran ekonomi, akses anak-anak ke sekolah, hingga layanan darurat.
Warga tidak lagi hanya berharap, tetapi menuntut tindakan nyata dan segera dari pemerintah daerah sebelum bencana benar-benar terjadi.
Baca Juga: Menjelajahi Surga Tersembunyi: 7 Hidden Gem di Kabupaten Landak yang Wajib Dikunjungi
(*Mira)
















