Kreasi rasa inilah yang membuat kopi semakin dekat dengan Gen Z. Apalagi dengan hadirnya merek-merek populer seperti Janji Jiwa, Kopi Kenangan, Fore, Tuku, hingga Tomoro.
Dengan harga rata-rata Rp20.000–Rp50.000, kopi kekinian menjadi pilihan praktis yang ramah di kantong.
Kopi: Dari Tren Menjadi Kebutuhan
Lebih dari sekadar tren, kopi kini juga dianggap sebagai kebutuhan. Berdasarkan data dari International Coffee Organization (ICO) pada tahun 2023/2024, konsumsi kopi di Indonesia mencapai sekitar 4,785 juta kantong. Angka ini menunjukkan betapa besarnya pasar kopi di Tanah Air.
Menurut Jurnal Ilmiah Manajemen, dorongan mengonsumsi kopi tak hanya dipengaruhi oleh rasa yang khas, tetapi juga faktor psikologis.
Baca Juga: Manfaat Kopi Hitam untuk Kesehatan: Dari Energi Hingga Otak
Kutipan Penting: Bagi sebagian Gen Z, secangkir kopi bisa menghadirkan semangat, mengusir kantuk, hingga menemani di saat penat.
Bagi Gen Z, kopi tak lagi sekadar minuman. Ia bisa menjadi teman saat lelah, mood booster sebelum beraktivitas, atau sekadar tren untuk tampil kekinian.
Entah sebagai kebutuhan atau Gaya Hidup Kopi Gen Z, kopi kini menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas generasi muda di era modern.
(*Drw)
















