Bukan Sekadar Lalapan, Ini Kekuatan Tersembunyi Timun untuk ‘Jinakkkan’ Tensi Darah Tinggi

"Benarkah timun bisa menurunkan tensi darah tinggi? Simak penjelasan ilmiah mengenai peran kalium, air, dan nutrisi lain dalam timun yang baik untuk penderita hipertensi."
Benarkah timun bisa menurunkan tensi darah tinggi? Simak penjelasan ilmiah mengenai peran kalium, air, dan nutrisi lain dalam timun yang baik untuk penderita hipertensi. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Di tengah masyarakat, timun sering disebut sebagai makanan “wajib” bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Banyak yang percaya bahwa mengonsumsi lalapan timun atau jusnya secara rutin dapat secara ajaib menurunkan angka tensi.

Namun, apakah klaim ini sekadar mitos turun-temurun, atau ada fakta ilmiah yang mendukungnya?

Jawabannya adalah ya, timun memang dapat membantu menurunkan tekanan darah, dan klaim ini memiliki dasar ilmiah yang kuat berdasarkan kandungan nutrisinya.

Baca Juga: Membuat Salad Buah Enak: Tips Jitu dan Langkah Mudah agar Tidak Gagal

1. Kandungan Kalium yang Tinggi, Sang Penyeimbang Natrium

Alasan utama mengapa timun bermanfaat bagi penderita hipertensi adalah karena kandungan mineral kalium (potassium) yang tinggi.

Kalium memainkan peran krusial dalam mengatur tekanan darah dengan cara membantu ginjal untuk membuang lebih banyak natrium (garam) melalui urine.

Mengingat kelebihan natrium adalah salah satu pemicu utama hipertensi, peran kalium ini sangatlah penting.

Selain itu, kalium juga membantu meredakan ketegangan pada dinding pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan di dalamnya pun menurun.

2. Efek Hidrasi dari Kandungan Air yang Melimpah

Sekitar 95% dari buah timun adalah air.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik sangat penting untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.