Di akhir laga, Persela Lamongan mendapatkan hadiah penalti setelah pemain belakang Persiku Kudus melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Jonathan Ezequiel Bustos yang dipercaya menjadi eksekutor sukses melesatkan gol, mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tidak berubah, memastikan kemenangan dramatis bagi Persela Lamongan.
Menanggapi hasil tersebut, pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, mengaku senang karena timnya mampu memenangkan pertandingan meskipun hanya bermain dengan 10 pemain.
Aji menegaskan bahwa kemenangan ini tidak ada kaitannya dengan tuntutan pihak manajemen, meskipun tim sebelumnya sempat melalui dua laga tanpa kemenangan.
“Jadi tidak ada tekanan karena manajemen juga melihat pertandingan ini masih cukup lama. Dan tanpa kehadiran penonton juga saya pikir tidak bisa memberikan tekanan pada lawan. Tapi saya saat jadi pelatih di klub lain sudah terbiasa bermain tanpa adanya suporter,” tutupnya.
(*Red)
















