Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah hampir satu jam berjibaku. Namun, rumah yang berbahan semi kayu tersebut sudah rata dengan tanah. Satu unit sepeda motor NMAX yang berada di dalam rumah juga tidak dapat diselamatkan.
“Api dengan cepat membesar karena bangunan sebagian besar terbuat dari kayu. Warga yang datang sudah tidak sempat menyelamatkan barang-barang,” ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kondisi keluarga Surti menjadi berat. Saat ini mereka menumpang di rumah mertua. Suaminya diketahui sedang bekerja sebagai TKI di Malaysia.
Rahmat berharap ada perhatian serius dari pemerintah maupun masyarakat. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban keluarga korban.
“Saat ini mereka hanya tersisa pakaian di badan. Anak-anaknya masih kecil dan sangat membutuhkan bantuan,” pungkas Rahmat.
(*Red)
















