Mahasiswa S2 Ilmu Kehutanan UNTAN telah mengangkat dua isu sekaligus: konservasi alam melalui pengenalan pentingnya mangrove dan pemanfaatan lestari tumbuhan sekitar, serta kesejahteraan masyarakat melalui transfer keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha kreatif.
Seorang dosen pendamping UNTAN memberi catatan reflektif.
“Inisiatif ini membuktikan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus memadukan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial budaya. Mahasiswa S2 kami berhasil menunjukkan bahwa konservasi bukan hanya menjaga pohon, tetapi juga memberi peluang hidup yang lebih baik bagi komunitas sekitar.”
Kegiatan ini juga menegaskan arti penting kerja sama lintas negara. UNIMAS dan UNTAN tidak hanya berbagi pengetahuan akademik tetapi juga berbagi kepedulian pada masyarakat lokal. KKN Global ini menjadi bagian dari kerangka besar BoSAN (Borneo Satellite Network).
Pada akhirnya, menjaga hutan bukan hanya soal menanam pohon, melainkan juga menanamkan nilai: bahwa alam adalah sumber kehidupan, inspirasi, dan kesejahteraan bersama.
(*Red)
















