Nilai-nilai ini, menurut panitia, tercermin dalam kehidupan warganya yang rukun, harmonis, dan gemar bergotong-royong untuk membangun kota.
Baca Juga: Sayembara Desain Logo Hari Jadi ke 253 Pontianak Dibuka
Tagline tersebut sekaligus menegaskan identitas Pontianak sebagai kota yang hidup dalam pluralisme namun tetap menyatu dalam visi bersama.
Ini adalah representasi Pontianak sebagai kota modern yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, dengan menempatkan manusia dan kemanusiaan sebagai pusat pembangunannya.
Ajang “Merancang Dua Lima Empat” bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya besar untuk mengenalkan Pontianak sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia.
Kegiatan ini merupakan puncak dari serangkaian program lain yang telah dirancang, seperti Creative Content Creator Workshop dan Desain Grafis Workshop. Rizal kembali menegaskan komitmen pihaknya.
“Kami berkomitmen terus mengembangkan ekonomi kreatif kota sehingga menyejahterakan para pelakunya,” tuturnya.
Setiap tahunnya, Sayembara Desain Logo Hari Jadi Pontianak ini berhasil menarik minat lebih dari 100 desainer dari berbagai penjuru Indonesia.
Logo yang terpilih sebagai pemenang nantinya akan ditetapkan sebagai logo resmi untuk seluruh rangkaian perayaan Hari Jadi ke-254 Pontianak.
Informasi lebih lengkap mengenai syarat dan ketentuan sayembara dapat diakses melalui situs resmi pontinesia.com, serta akun Instagram @disporaparpontianak dan @pontinesia. (*Red)
















