Inggris di Bawah Keir Starmer Siap Akui Negara Palestina, Namun Ajukan Syarat Penting

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, saat memberikan keterangan pers mengenai arah baru kebijakan luar negeri Inggris terkait konflik Israel-Palestina. (Dok. Ist)
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, saat memberikan keterangan pers mengenai arah baru kebijakan luar negeri Inggris terkait konflik Israel-Palestina. (Dok. Ist)

Sikap ini menempatkan Inggris sebagai salah satu kekuatan global yang menggunakan jalur diplomatik untuk mendorong terciptanya perdamaian di kawasan tersebut.

Lebih lanjut, Keir Starmer kembali menegaskan komitmennya terhadap solusi jangka panjang yang telah lama didukung oleh komunitas internasional.

Baca Juga: Diveto AS, Palestina Gagal Jadi Anggota Penuh PBB

Solusi dua negara merupakan sebuah kerangka perdamaian yang memvisualisasikan negara Israel dan negara Palestina merdeka dapat hidup berdampingan secara damai dan aman.

Dengan mendorong solusi ini, Starmer menegaskan bahwa pengakuan negara Palestina adalah bagian dari strategi yang lebih besar untuk mencapai stabilitas permanen di Timur Tengah.

Langkah yang akan diambil Inggris ini mengikuti jejak beberapa negara Eropa lainnya seperti Spanyol, Irlandia, dan Norwegia yang telah lebih dulu mengakui Palestina.

Hal ini menunjukkan adanya momentum internasional yang semakin kuat untuk mendukung kedaulatan Palestina sebagai jalan menuju penyelesaian konflik.

Baca Juga: Dua Staf Kedubes Israel Tewas Ditembak di Luar Museum Yahudi di Washington DC, Pelaku Teriakkan “Bebaskan Palestina”

(*Red)