Produk Kerajinan Kalimantan Barat Dapat Pujian dari Desainer Didiet Maulana

Ketua Dekranasda Pontianak Yanieta Arbiastutie menjelaskan produk tas rajut kepada Desainer Didiet Maulana. Foto: HO/Faktakalbar.id
Ketua Dekranasda Pontianak Yanieta Arbiastutie menjelaskan produk tas rajut kepada Desainer Didiet Maulana. Foto: HO/Faktakalbar.id

Baca Juga: Pj Wali Kota Pontianak: INACRAFT 2025 Jadi Momentum Promosi Kerajinan Lokal

Namun, melalui pendampingan dan inovasi, mereka mulai mengombinasikan teknik tenun dan bahan rotan agar menghasilkan produk yang lebih menarik dan bernilai jual tinggi.

“Produk perpaduan rajutan, tenun, dan rotan ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan produk sejenis, sehingga banyak diminati konsumen,” jelas Yanieta.

Ia menambahkan, proses pembuatan kerajinan ini memerlukan keterampilan dan ketelitian tinggi, karena dikerjakan secara detail untuk menjaga kualitas.

“Alhamdulillah, salah satu produk sudah langsung terjual pada hari pembukaan pameran. Pembelinya adalah Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Ibu Tri Tito Karnavian,” ungkapnya.

Yanieta berharap apresiasi terhadap produk lokal ini dapat memotivasi para perajin untuk terus meningkatkan kualitas dan menyesuaikan desain dengan tren pasar.

“Tetap pertahankan kualitas, terus perbarui informasi seputar tren kebutuhan pasar. Saya yakin produk Kalimantan Barat termasuk kerajinan asal Pontianak, mampu bersaing dengan produk mancanegara,” pungkasnya.

Baca Juga: UMKM Pontianak Dapat Apresiasi dari Ketua DWP Politeknik se-Indonesia

(*Red)