Pangdam dan Bupati Kubu Raya Resmikan Jalan Rasau Jaya

Pangdam XII/Tpr dan Bupati Kubu Raya meluncurkan pembangunan Jalan Poros Ekonomi di Rasau Jaya. (Dok. Mario/Faktakalbar.id)
Pangdam XII/Tpr dan Bupati Kubu Raya meluncurkan pembangunan Jalan Poros Ekonomi di Rasau Jaya. (Dok. Mario/Faktakalbar.id)

TNI kuat itu karena rakyat. Dukungan rakyat adalah nadinya TNI. Maka ini merupakan wujud manunggalnya TNI dengan rakyat,” tegasnya.

Setelah acara launching, Pangdam XII/Tpr bersama jajaran Forkopimda Provinsi Kalbar dan Kabupaten Kubu Raya turut meninjau kegiatan bakti sosial seperti pengobatan gratis, sunatan massal, pembagian sembako, dan penanaman pohon di lokasi.

Mayjen TNI Jamallulael bersama Bupati Kubu Raya Sujiwo secara resmi meluncurkan program Rekonstruksi Jalan Rasau Jaya Patok 50, Kamis (26/06/2025).

Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Camat Rasau Jaya dan merupakan bagian dari program Karya Bakti TNI bersama rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Baca juga: Karhutla Kembali Terjadi di Rasau Jaya, Tim Gabungan Padamkan Api di Lahan Gambut

Program ini merupakan kolaborasi antara Kodam XII/Tpr dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang mengusung metode Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Dalam pelaksanaannya, prajurit TNI bersama masyarakat membangun jalan sepanjang 3,1 kilometer yang dinamakan Jalan Poros Ekonomi, menghubungkan Desa Rasau Jaya dan Desa Sungai Bulan.

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael menjelaskan bahwa program karya bakti ini menggunakan metode swakelola tipe dua, yang memungkinkan pelibatan pihak lain jika terjadi kekurangan tenaga.

Dalam hal ini, mahasiswa juga akan dilibatkan sebagai tenaga ahli Pratama.

Istilahnya simbiosis mutualisme. Ya saya juga bisa dibantu dengan adik-adik mahasiswa dengan skill-nya dan mereka juga bisa merasakan bagaimana sih kerja nyata di lapangan,” ujarnya kepada media.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo menekankan bahwa keterlibatan TNI dalam proyek ini didorong oleh keterbatasan anggaran daerah.

Ia menyebut, dengan anggaran sebesar Rp11 miliar, proyek dengan sistem kontraktual hanya mampu membangun 1,7 kilometer, sementara dengan pola karya bakti bersama TNI bisa mencapai 3,1 kilometer.

Alhamdulillah bisa dapat panjangnya 3,1 km. Dengan anggaran yang sama sebesar Rp11 miliar dengan kualitas spek yang kurang lebih sama. Yang untung kan rakyat, negara, dan daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sujiwo menyebut program ini merupakan simbol sinergi yang kuat antara Pemkab Kubu Raya dan Kodam XII/Tpr. “TNI kuat itu karena rakyat.

Dukungan rakyat adalah nadinya TNI. Maka ini merupakan wujud manunggalnya TNI dengan rakyat,” tegasnya.

Setelah acara launching, Pangdam XII/Tpr bersama jajaran Forkopimda Provinsi Kalbar dan Kabupaten Kubu Raya turut meninjau kegiatan bakti sosial seperti pengobatan gratis, sunatan massal, pembagian sembako, dan penanaman pohon di lokasi.

(dhn)