Sementara itu, Ketua ICMI Kalbar, Prof. Gusti Hardiansyah menyampaikan bahwa kunjungan ini juga bertujuan memperbarui informasi terkait potensi kerja sama dengan Pemkab Sintang.
Baca Juga: Membangun Desa Cendekia: Jalan Emas Menuju Kesejahteraan dan Keadilan Ekologis
Salah satu hal yang dibahas adalah keterlibatan Sintang dalam skema pendanaan karbon berbasis mitigasi perubahan iklim.
“Kami bersilaturahmi sekaligus meng-update rencana ke depan, terutama mendukung percepatan WPR. Selain itu, kita juga berdiskusi mengenai persiapan pendanaan karbon. Dari lima kabupaten di Kalbar, Sintang termasuk yang mendapatkan,” terang Prof. Gusti.
Menurutnya, upaya mitigasi iklim di Sintang bisa diarahkan ke penanaman pohon bernilai ekonomi seperti durian, yang tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga memberikan hasil langsung kepada masyarakat.
“Salah satu langkahnya adalah penanaman durian. Selain berkontribusi terhadap penyerapan karbon yang dihargai dalam bentuk insentif, masyarakat juga menikmati hasil buahnya,” tambah Prof. Gusti.
Baik Bupati Bala maupun Prof. Gusti sama-sama baru kembali dari Brazil setelah menghadiri Governor Climate Forester (GCF) Annual Meeting yang digelar pada 19–24 Mei 2025.
Dalam forum internasional tersebut, para pemimpin daerah dari berbagai negara bertukar pengalaman mengenai kebijakan mitigasi perubahan iklim dan skema pendanaan dari lembaga global seperti Green Climate Fund.
(RDL)
Baca Juga: Polres Sekadau Bantah Pembiaran PETI di Aliran Sungai Kapuas















