Sebagai penanganan darurat sementara, pihak Sat Lantas Polres Kubu Raya menutup jalan tersebut dengan bahan seadanya guna memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Lubang paling parah ada di KM 36 hingga KM 41. Di beberapa titik, aspalnya terkikis hingga menyisakan tanah dan pasir. Jika hujan, lubang-lubang itu tertutup genangan air membuatnya terlihat seperti kubangan sawah,” ucapnya.
Dirinya mengharapkan agar para pengendara berhati-hati, terkhususnya para pengguna motor karena pengikisan aspal ini terjadi sehubungan dengan curah hujan yang meningkat di Kalimantan Barat belakangan ini. (mro)










