INTERNASIONAL – Bob Bryar, mantan drummer My Chemical Romance, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di rumahnya pada 30 November 2024.
Jenazahnya ditemukan telah membusuk setelah dilaporkan terakhir terlihat hidup pada 4 November 2024. Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama para penggemar band yang ikonik di era 2000-an tersebut.
Berdasarkan informasi dari penegak hukum, tubuh Bryar ditemukan dalam keadaan tidak utuh. Meskipun begitu, pihak berwenang tidak menemukan indikasi tindak kriminal, dengan seluruh barang pribadi termasuk alat musiknya tetap berada di tempat semula.
Sampai saat ini, penyebab kematiannya masih belum dirilis secara resmi, dan pihak medis masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Bryar bergabung dengan My Chemical Romance pada tahun 2004, menggantikan drummer sebelumnya, Matt Pelissier. Ia memainkan peran penting dalam sejumlah album ikonik band ini, termasuk Three Cheers for Sweet Revenge dan The Black Parade.
Album The Black Parade yang dirilis pada 2006 dianggap sebagai karya puncak band ini, mengukuhkan mereka sebagai salah satu band emo terbesar di dunia.
Namun, pada tahun 2010, Bryar memutuskan meninggalkan band tersebut untuk fokus pada kehidupan pribadinya. Setelah meninggalkan dunia musik, ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk penyelamatan hewan dan perlindungan lingkungan. Pada 2014, Bryar memilih meninggalkan industri musik sepenuhnya untuk mengejar karier di bidang real estate.
Kepergian Bryar meninggalkan duka mendalam bagi para penggemar dan rekan-rekan musisinya. Juru bicara My Chemical Romance meminta pengertian publik dalam menghadapi kabar ini.
“Kami memohon kesabaran dan doa Anda untuk Bob. Kepergiannya adalah kehilangan besar bagi kami semua,” ujarnya kepada Rolling Stone.
Bryar dikenal sebagai sosok yang penuh semangat dan berdedikasi tinggi, baik dalam musik maupun aktivitas sosialnya. Dunia musik dan para penggemarnya kehilangan seorang seniman yang karya-karyanya terus dikenang lintas generasi.










