Informasi yang diterima faktakalbar.id, korban penumpang sementara dilaporkan saat sampan speed itu tenggelam yaitu Generius Albert (26) seorang guru SD Honor di desa Jongkong Mandai. Generius Albert selamat dan masih di rawat Inap di Rumah Sakit Putussibau dan kondisi saat itu belum sadar.
Korban lainnya adalah Arian (21) warga Desa Jongkong Mandai, selamat dan dirawat jalan di Rumah Sakit Putussibau,kondisi sadar. Agustinus Apin (26) warga Desa Jongkong Mandai, selamat dan dirawat jalan.
Sedangkan korban bernama Ket Sun (21), seorang pelajar atau mahasiswa, di KTP sebagai warga Gang Delima No 8 Desa Melayu Kecamatan Singkawang Barat masih dinyatakan hilang atau belum ditemukan, diperkirakan tenggelam terbawa arus sungai.
Disampaikan kronologis kejadian, sekitar pukul 14.00 WIB rombongan berangkat dari desa Melapi Mandai menuju Desa Jongkong Mandai Kecamatan Bika, sampan kayu dengan menggunakan mesin 3,3 HP membawa material untuk pembangunan tpwer di Desa Jongkong Mandai.
Dalam perjalanan sampan tersebut karam di tengah sungai. Empat orang tersebut berusaha menyelamatkan diri ketepi sungai. Dari empat orang tersebut hanya tiga orang yang berhasil sampai tepi sungai. (rfk)










