faktakalbar

Viral Oknum Polisi Bikin Sayembara Tembak Warga

Penulis: Redaksi Wednesday, 08 January 2025 📖 1 menit
Viral Oknum Polisi Bikin Sayembara Tembak Warga
JAKARTA- Oknum polisi bernama Briptu Yuli Setyabudi menjadi sorotan publik setelah membuka sayembara yang mengundang warga untuk berpartisipasi dalam penembakan. Dalam pernyataan yang viral, Yuli menawarkan hadiah bagi siapa saja yang bersedia menembak warga, tindakan yang jelas melanggar etika dan hukum.   Kejadian ini terjadi di Polsek Kulawi dan langsung menuai kecaman dari masyarakat serta berbagai pihak. Banyak yang menilai tindakan Yuli tidak hanya mencoreng nama baik institusi kepolisian, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan warga. Dalam video yang beredar, Yuli tampak dengan percaya diri menyampaikan sayembara tersebut, yang membuat banyak orang terkejut dan marah.   Dalam video yang beredar, Briptu Yuli mengatakan, "Kita buat challenge saja. Kamu ke Palu atau ke alamatku, nanti kamu lari, saya tembak kena kaki atau tidak. Bagaimana? Nanti kita kasih hadiah siapa yang menang," sambil tertawa. Ia juga menyampaikan bahwa tantangan tersebut dilakukan karena dirinya menyukai aksi berbau tantangan.   Perlu diketahui, Briptu Yuli Setiabudi bukanlah sosok yang baru dalam sorotan publik. Sebelumnya, ia pernah terlibat dalam sejumlah kontroversi, termasuk kritik tajam terhadap institusi Polri yang berujung pada penahanan dan demosi. Selain itu, ia juga pernah terjerat dalam kasus penipuan, judi online, penggelapan mobil rental, dan berbagai tindakan indisipliner lainnya.   Selain sebagai anggota kepolisian, Briptu Yuli aktif di media sosial sebagai konten kreator dengan akun Instagram setyabudi38 yang memiliki 154 ribu pengikut dan akun TikTok setyabudi.real dengan 82 ribu pengikut. Melalui platform tersebut, ia kerap membagikan konten edukatif, termasuk informasi mengenai biaya pembuatan SKCK dan aktivitas kesehariannya.   Hingga saat ini, pihak Kepolisian Republik Indonesia masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini. Polri menegaskan akan mengambil langkah tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk memastikan integritas dan profesionalisme institusi tetap terjaga.(rfn)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK