faktakalbar

Telan Anggaran Rp1,5 Miliar, Pembangunan Rumah Radakng Samilik Ditargetkan Rampung Setahun

Penulis: Redaksi Monday, 13 April 2026 📖 2 menit
Telan Anggaran Rp1,5 Miliar, Pembangunan Rumah Radakng Samilik Ditargetkan Rampung Setahun
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Radakng Samilik di Jalan Panca Bhakti, Kecamatan Pontianak Utara, pada Sabtu (11/4/2026). Pembangunan fasilitas kebudayaan ini ditargetkan menelan anggaran sebesar Rp1,5 miliar dan direncanakan rampung secara keseluruhan dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Baca Juga:  Pemkot Pontianak Rawat Nilai Perjuangan dan Sejarah Kota lewat Museum Dalam agenda tersebut, Edi menyatakan dukungan penuh dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terhadap pendirian fasilitas adat setempat. Ia menilai keberadaan bangunan tersebut memiliki arti yang sangat penting, tidak sekadar sebagai simbol eksistensi pelestarian budaya masyarakat adat Dayak, tetapi juga sebagai ruang interaksi untuk memperkuat tali silaturahmi lintas kalangan di Kota Pontianak. “Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, tentunya saya mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini,” katanya usai prosesi peletakan batu pertama. Lebih lanjut, Edi berharap proses pengerjaan konstruksi Rumah Radakng Samilik dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis. Apabila telah rampung, ia mendorong agar fasilitas ini segera difungsikan secara optimal sebagai pusat kegiatan seni budaya, acara keagamaan, serta berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan. Menurutnya, keberadaan fasilitas wadah kebudayaan seperti ini memegang peranan vital guna merawat keberagaman dan memperkuat harmoni sosial di tengah kondisi demografi masyarakat Pontianak yang sangat majemuk. Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menunjang keberadaan rumah adat tersebut, Pemkot Pontianak kini tengah fokus membangun infrastruktur akses Jalan Panca Bhakti secara bertahap. Edi menjelaskan bahwa pada tahun 2025 lalu, proyek perbaikan jalan tersebut sebenarnya telah masuk dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan dari Pemerintah Pusat dengan nilai alokasi anggaran mencapai Rp15,4 miliar. Namun, realisasi pengerjaannya di lapangan sempat tertunda. Baca Juga:  Pemkot Pontianak Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Fasilitas Umum Menyikapi penundaan tersebut, pemerintah kota kembali memperjuangkan proyek infrastruktur jalan itu agar dapat masuk sebagai skala prioritas pada rencana kerja tahun 2026. “Kami sudah berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI agar jalan (Panca Bhakti) ini dapat diselesaikan,” katanya memastikan. Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Marsianus Mustam memaparkan detail kemajuan rencana konstruksi. Ia menyampaikan bahwa total estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk mendirikan bangunan ini mencapai Rp1,5 miliar. “Saat ini sudah ada 25 persen dana karenanya peletakan batu pertama dilakukan. Kami juga masih menghimpun bantuan dari para donatur,” katanya. Marsianus menaruh harapan besar agar kehadiran rumah adat ini nantinya benar-benar mampu menjadi titik kumpul dan wadah silaturahmi, khususnya bagi warga Dayak yang berdomisili di wilayah Pontianak Utara. Di samping itu, fasilitas ini diproyeksikan mampu menjadi salah satu aset yang menunjang sektor pariwisata daerah sekaligus memperkaya lanskap keberagaman di Kota Pontianak. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK