faktakalbar

Sri Mulyani Ungkap Harga Asli Gas LPG 3 Kg Jika Tidak Subsidi

Penulis: Redaksi Wednesday, 08 January 2025 📖 1 menit
Sri Mulyani Ungkap Harga Asli Gas LPG 3 Kg Jika Tidak Subsidi
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan harga asli Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi ukuran 3 kilogram (kg) tanpa subsidi mencapai Rp 42.750 per tabung. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers APBN 2024 yang berlangsung pada Rabu (8/1/2025). Menurut Sri Mulyani, pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menanggung selisih harga hingga Rp 30.000 per tabung untuk memastikan LPG bersubsidi tetap terjangkau oleh masyarakat. Saat ini, LPG 3 kg dijual ke agen penyalur dengan harga Rp 12.750 per tabung. Tak hanya LPG, Sri Mulyani juga merinci harga asli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang saat ini dijual Rp 6.800 per liter, padahal harga seharusnya Rp 11.950 per liter. Selisih harga tersebut juga ditanggung oleh pemerintah untuk menjaga stabilitas harga energi di masyarakat. “Lalu, siapa yang menanggung kelebihan Rp 30.000 per tabung LPG 3 kg dan Rp 5.150 per liter Solar? Pemerintah, melalui belanja APBN dari pajak yang Anda bayar,” ungkap Sri Mulyani melalui akun Instagram resminya @smindrawati, Rabu (8/1/2025). Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, harga LPG bersubsidi dan non-subsidi di tingkat agen belum mengalami perubahan signifikan sejak tahun lalu. Di Tangerang Selatan, harga LPG 5,5 kg saat ini dipatok Rp 110.000 per tabung, sementara tabung LPG 12 kg dijual seharga Rp 205.000. Adapun LPG bersubsidi ukuran 3 kg dibanderol rata-rata Rp 22.000 per tabung di tingkat pengecer. “Harga gas kecil (LPG 3 kg) Rp 22.000, gas 5,5 kg Rp 110.000, gas besar (12 kg) Rp 205.000 per tabung,” ujar seorang penjaga agen LPG di Toko Hasan, Tangerang Selatan. Sri Mulyani menegaskan bahwa kebijakan subsidi dan kompensasi energi tidak hanya melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga kelompok kelas menengah yang ikut merasakan manfaat subsidi secara signifikan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK