faktakalbar

Sakit Hati Sering Ditanya "Kapan Nikah", Seorang Pria Pukuli Tetangganya Menggunakan Balok Kayu Hingga Tewas

Penulis: Redaksi Friday, 02 August 2024 📖 1 menit
Sakit Hati Sering Ditanya "Kapan Nikah", Seorang Pria Pukuli Tetangganya Menggunakan Balok Kayu Hingga Tewas
SUMUT- Kasus pembunuhan menggegerkan warga Pasar Simangambat, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Tapanuli Selatan, pada Senin malam (29/7). Seorang pensiunan ASN, Asgim Irianto (60), tewas setelah dianiaya oleh tetangganya, Parlindungan Siregar (45), yang merasa tersinggung dengan pertanyaan seputar status pernikahannya.   Kejadian tragis ini bermula ketika Asgim Irianto baru tiba di warungnya sekitar pukul 20.00 WIB. Tanpa disangka, Parlindungan Siregar yang memendam sakit hati mendekati Asgim dengan membawa balok kayu. "Pelaku mendadak menghantamkan balok tersebut ke arah korban. Asgim sempat berusaha lari ke jalan, namun pelaku terus mengejarnya dan menghantamkan balok ke kepala korban hingga ia terjatuh," kata AKP Maria Marpaung, Kasi Humas Polres Tapsel, pada Rabu (31/7).   Motif utama di balik aksi keji ini adalah rasa sakit hati pelaku terhadap korban yang sering melontarkan pertanyaan tentang status pernikahannya. Interaksi sehari-hari di antara mereka yang kerap diwarnai dengan candaan mengenai kehidupan pribadi Parlindungan Siregar memicu ketegangan yang memuncak pada malam kejadian tersebut.   Setelah melakukan penganiayaan brutal itu, Parlindungan Siregar langsung ditangkap oleh pihak kepolisian dan dijerat dengan pasal-pasal terkait tindak pidana pembunuhan. Kasus ini menjadi perhatian publik karena alasan yang memicu tindakan kekerasan tersebut terbilang sepele namun berakibat fatal.   Saat ini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan kronologi dan latar belakang kejadian ini. Masyarakat Tapanuli Selatan, khususnya warga Pasar Simangambat, terkejut dan berduka atas insiden tragis ini. Mereka berharap keadilan bisa ditegakkan dan pelaku mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya.(ro)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK