faktakalbar

RI Tambah 71 Giga Watt Listrik hingga 2034, 60% Proyek Dikelola Swasta

Penulis: Redaksi Tuesday, 21 January 2025 📖 1 menit
RI Tambah 71 Giga Watt Listrik hingga 2034, 60% Proyek Dikelola Swasta
JAKARTA - Indonesia berencana meningkatkan kapasitas listrik hingga 71 Giga Watt (GW) pada tahun 2034, dengan porsi sekitar 60% proyek ini akan melibatkan pihak swasta. Kebijakan tersebut tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk periode 2025–2034. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah akan memprioritaskan pembangkit listrik baru kepada Independent Power Producer (IPP) atau produsen listrik independen. "Kami mendorong pembangkit baru yang dikembangkan untuk diberikan porsi besar kepada swasta, sekitar 60% dari total 71 GW," ujar Bahlil dalam peresmian PLTA Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1/2025). Meski sebagian besar akan dikerjakan oleh pihak swasta, pemerintah berkomitmen untuk selektif dalam memilih investor. Fokus utama adalah memilih mitra yang kredibel dan mendukung kebijakan pemerintah tanpa menyimpang dari arah pembangunan. "Swasta yang kami pilih adalah yang kredibel, dan sejalan dengan pemerintah, bukan yang membuat gerakan tambahan di luar kebijakan pemerintah," tegasnya. Penambahan kapasitas listrik ini sejalan dengan kebutuhan energi nasional yang terus meningkat. Pemerintah juga mendorong pembangunan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan untuk mencapai target transisi energi. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pasokan listrik, tetapi juga mendukung pengembangan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK