Rencana Pembangunan Jembatan Garuda Kembali Ditiupkan, Pemkot Pontianak Matangkan Matriks Transportasi Utara
Faktakalbar.id - Rencana pembangunan Jembatan Garuda yang sempat terhenti selama dua tahun kembali dibahas oleh pemerintah daerah dan pusat untuk membuka aksesibilitas wilayah Pontianak Utara.
Faktakalbar.id - Rencana pembangunan Jembatan Garuda yang sempat terhenti selama dua tahun kembali dibahas oleh pemerintah daerah dan pusat untuk membuka aksesibilitas wilayah Pontianak Utara.
Proyek penyeberangan tersebut kembali masuk dalam daftar prioritas pengembangan infrastruktur transportasi bersamaan dengan perbaikan fasilitas feri penyeberangan di wilayah utara Kota Pontianak.
Pemerintah daerah saat ini tengah menyelesaikan penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk pembenahan fasilitas feri yang ditargetkan mulai beroperasi kembali pada 2027.
Karena kedua proyek strategis tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, koordinasi teknis terus dilakukan guna memastikan pembagian peran serta dukungan anggaran.
Keberadaan Jembatan Garuda dan optimalisasi penyeberangan feri dinilai sangat krusial untuk mengurai kemacetan serta mempercepat mobilitas masyarakat antar-kawasan.
"Saat ini masih dalam proses penyusunan DED. Karena berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat, tentu pelaksanaannya harus mengacu pada arahan dan ketentuan dari pusat," terang Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, Rabu (4/11/2026).
"Insya Allah tahun depan akan ada pembenahan, terutama di wilayah Pontianak Utara, sehingga fasilitas feri ini nantinya bisa dioperasionalkan," ujarnya.
"Pembahasan pembangunan Jembatan Garuda ini sempat terhenti sekitar dua tahun. Sekarang sudah mulai dibicarakan kembali. Pada prinsipnya, Pemerintah Kota Pontianak menyambut baik dan mendukung sepenuhnya rencana pembangunan tersebut," katanya.
"Semua masukan dari fraksi-fraksi akan kita respons dan tindak lanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran. Yang terpenting, program pembangunan yang kita jalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kota Pontianak," pungkasnya.
Pengembangan infrastruktur perhubungan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi ketimpangan pembangunan antar-wilayah di Kota Pontianak.
Pemerintah kota memastikan kelanjutan proyek ini akan terus dikawal hingga tahap realisasi fisik di lapangan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.