faktakalbar

Rayakan Ulang Tahun, Masyarakat Bisa Dapat Medical Check-Up Gratis dari Pemerintah

Penulis: Redaksi Saturday, 04 January 2025 📖 1 menit
Rayakan Ulang Tahun, Masyarakat Bisa Dapat Medical Check-Up Gratis dari Pemerintah
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menghadirkan program medical check-up gratis bagi masyarakat Indonesia sebagai kado ulang tahun. Program ini akan mulai berjalan pada Februari 2025 dengan target menjangkau 60 juta warga dalam setahun pertama. Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Dedek Prayudi, mengungkapkan bahwa warga yang berulang tahun berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis dengan syarat cukup menunjukkan kartu identitas di Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. "Mereka yang berulang tahun di awal 2025 berhak mendapatkan kado ulang tahun dari Presiden Prabowo dalam bentuk pemeriksaan kesehatan gratis," ujar Dedek, Jumat (3/1/2025). Program ini dirancang untuk membantu mendeteksi dini berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung, diabetes, stroke, serta gangguan kesehatan lain yang sering menjadi penyebab kematian di Indonesia. Menurut data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2023, penyakit jantung dan kardiovaskular menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka mencapai 600 ribu jiwa per tahun. "Pemerintahan Prabowo-Gibran menilai kesehatan masyarakat sebagai prioritas, karena banyak kasus kematian bisa dicegah dengan deteksi dini melalui medical check-up rutin," jelas Dedek. Program ini akan dijalankan secara bertahap dengan anggaran Rp4,7 triliun. Pemerintah menargetkan dalam lima tahun ke depan, lebih dari 200 juta warga Indonesia bisa mendapatkan layanan kesehatan ini secara gratis. "Presiden Prabowo sadar betul bahwa UUD 1945 Pasal 28H menjamin hak setiap rakyat Indonesia untuk sehat, sementara Pasal 34 UUD 1945 mewajibkan negara memenuhi hak tersebut," tambah Dedek. Program medical check-up gratis ini akan mencakup berbagai kategori usia dengan fokus pemeriksaan yang berbeda, antara lain: - Balita: Skrining penyakit bawaan lahir seperti hipotiroid kongenital. - Remaja: Deteksi dini obesitas, diabetes, dan kesehatan gigi. - Dewasa: Pemeriksaan kanker (payudara, leher rahim, paru, usus besar). - Lansia: Deteksi penyakit kardiovaskular dan gangguan akibat penuaan. Dedek menekankan bahwa deteksi dini dapat menyelamatkan banyak nyawa, terutama bagi penderita penyakit kronis yang sering tidak disadari hingga mencapai tahap lanjut. "Dengan program ini, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kesehatan mereka sendiri dan bisa menjalani hidup lebih produktif serta sejahtera," tutupnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK