Punya Lahan 14 Hektare dan Ribuan Mahasiswa, ISBI Bersiap Jadi Universitas Pertama di Singkawang
Institut Sains dan Bisnis Internasional (ISBI) Singkawang terus mematangkan berbagai persyaratan fisik maupun akademik guna bertransformasi penuh menjadi universitas.
Institut Sains dan Bisnis Internasional (ISBI) Singkawang terus mematangkan berbagai persyaratan fisik maupun akademik guna bertransformasi penuh menjadi universitas.
Jika proses perubahan status kelembagaan ini berjalan lancar, institusi tersebut akan tercatat sejarah sebagai universitas pertama di Singkawang.
Rektor ISBI Singkawang Eka Murdani menargetkan kampusnya mampu mencetak lulusan berkarakter unggul yang berlandaskan keluhuran budaya multietnis.
Visi jangka panjang pihak rektorat hingga tahun 2035 adalah menghasilkan lulusan berdaya saing global yang juga memiliki jiwa kewirausahaan sosial di kawasan perbatasan.
Hingga saat ini, lembaga pendidikan tinggi tersebut telah mendidik lebih dari 1.000 mahasiswa aktif yang terbagi dalam empat angkatan.
Tingkat penerimaan mahasiswa baru juga menunjukkan tren positif dengan angka pendaftaran berkisar antara 250 hingga 300 orang setiap tahun ajaran baru.
Mayoritas peserta didik yang menempuh pendidikan di kampus ini berasal dari kawasan strategis Singbebas yang mencakup wilayah Singkawang, Bengkayang, dan Sambas.
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar tercatat sebagai jurusan paling diminati dengan jumlah mahasiswa terbanyak yang mencapai hampir 800 orang.
Eka menegaskan bahwa pihaknya telah memenuhi salah satu prasyarat utama dari pemerintah pusat terkait ketersediaan infrastruktur lahan untuk pengembangan kampus.
Saat ini, institusi tersebut telah menguasai lahan seluas 14 hektare yang berarti melampaui ketentuan minimal 10 hektare dari aturan kementerian.
Selain mendongkrak mutu pendidikan, operasional kampus ini juga terbukti memberikan efek ganda terhadap perputaran roda ekonomi warga di kawasan Singkawang Utara.
"Pertumbuhan rumah kos, usaha kuliner, jasa fotokopi hingga toko buku meningkat seiring bertambahnya jumlah mahasiswa yang menempuh pendidikan di ISBI," ujarnya.
Geliat ekonomi mikro di sekitar area kampus diyakini akan terus tumbuh pesat seiring dengan rutinitas ribuan mahasiswa setiap harinya.
Kehadiran universitas pertama di Singkawang ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan menekan angka pengangguran terdidik di Kalimantan Barat.
Pihak yayasan dan rektorat juga terus berkomitmen untuk meningkatkan kualifikasi tenaga pengajar demi memenuhi standar mutu sebuah universitas.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.