faktakalbar

Presiden Prabowo Subianto Kembali ke Tanah Air Bawa Komitmen Investasi 18,5 Miliar Dolar AS dari 5 Negara

Penulis: Redaksi Monday, 25 November 2024 📖 2 menit
Presiden Prabowo Subianto Kembali ke Tanah Air Bawa Komitmen Investasi 18,5 Miliar Dolar AS dari 5 Negara
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyelesaikan lawatannya selama dua pekan ke lima negara di tiga benua, yaitu Cina, Amerika Serikat, Peru, Brasil, dan Inggris. Lawatan ini menghasilkan komitmen investasi sebesar 18,5 miliar dolar AS, sebuah capaian yang melebihi target yang telah ditetapkan. "Agak-agak melebihi. Jadi, saya pulang bawa komitmen total 18,5 miliar dolar AS, saya kira ini cukup bagus," ungkap Prabowo di London pada Kamis, (21/11/2024). Capaian ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan diplomasi Indonesia di kancah internasional, tetapi juga mencerminkan kepercayaan global terhadap stabilitas ekonomi Indonesia yang dinilai semakin menjanjikan. Prabowo menekankan komitmen kuat pemerintah Indonesia dalam menciptakan ekosistem investasi yang bebas dari praktik korupsi. "Tentunya kita harus lebih hati-hati, tentunya pemerintah yang bersih dan mereka sangat menghargai itikad kita," tambahnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam lawatannya, menjelaskan bahwa keberhasilan membawa komitmen investasi tak lepas dari peran diplomasi Indonesia. Dalam sebulan pertama masa kepemimpinan Presiden Prabowo, sejumlah pertemuan bilateral telah dilakukan dengan para pemimpin dunia. Dimulai dari Beijing, Washington, hingga pertemuan di forum APEC, G20, dan terakhir di Inggris, Prabowo telah menunjukkan konsistensi dalam menyampaikan visi dan prioritas pemerintahannya. "Presiden sudah bertemu dengan para pemimpin dunia di berbagai forum seperti APEC dan G20, serta dengan sejumlah pemimpin negara bilateral. Ini adalah langkah konkret yang dilakukan untuk membuka peluang bisnis di Indonesia," jelas Sri Mulyani. *Cina – 10,07 Miliar Dolar AS* Kunjungan Presiden Prabowo ke Cina menghasilkan komitmen investasi sebesar 10,07 miliar dolar AS (sekitar Rp 157,64 triliun). Investasi ini meliputi sektor ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi komoditas utama, dan pengembangan sains serta teknologi. Selain itu, Pemerintah Cina juga berkomitmen membantu pendanaan untuk program makan bergizi gratis di Indonesia. *Amerika Serikat – 1,1 Miliar Dolar AS* Amerika Serikat melalui USAID berkomitmen untuk berinvestasi sebesar 1,1 miliar dolar AS (sekitar Rp 17,7 triliun) di sektor kesehatan dan tenaga kerja di Indonesia. Komitmen ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Indonesia, khususnya yang paling rentan dan miskin. *Inggris – 8,5 Miliar Dolar AS* Dalam forum CEO Roundtable di London, Presiden Prabowo berhasil mendapatkan komitmen investasi sebesar 8,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 135 triliun). Forum ini mempertemukan Presiden dengan 19 CEO perusahaan besar di Inggris yang tertarik untuk berinvestasi di berbagai sektor strategis Indonesia, seperti transisi energi, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Para CEO Inggris juga menunjukkan ketertarikan pada peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika, yang menjadi fokus pemerintah Indonesia. Keberhasilan lawatan ini menjadi angin segar bagi dunia investasi Indonesia Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, semakin dilihat sebagai negara yang stabil dan berkomitmen kuat untuk menciptakan ekosistem investasi yang bersih dan terbuka bagi peluang bisnis. Pemerintah Indonesia juga menekankan pentingnya menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, dan memberantas pengangguran sebagai prioritas utama dari kebijakan pembangunan ekonomi yang sedang dijalankan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK