faktakalbar

Prabowo Gelar Ratas Infrastruktur, Bahas Perkembangan Terkini IKN Nusantara

Penulis: Redaksi Wednesday, 22 January 2025 📖 2 menit
Prabowo Gelar Ratas Infrastruktur, Bahas Perkembangan Terkini IKN Nusantara
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri untuk membahas progres pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (21/1). Rapat ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Basuki Hadimuljono, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri PUPR dan kini menjadi Kepala Otorita IKN, mengungkapkan bahwa rapat ini difokuskan untuk melaporkan perkembangan pembangunan fisik dan keuangan di IKN, termasuk realisasi investasi melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Progres Pembangunan IKN Dalam laporan Basuki, investasi yang sudah terealisasi melalui KPBU mencapai Rp 60 triliun, sementara usulan proyek groundbreaking tambahan senilai Rp 6,9 triliun untuk berbagai infrastruktur, seperti jalan, hunian, tower, dan rumah tapak, sudah siap memasuki tahap kontrak. “Groundbreaking yang kami usulkan meliputi proyek senilai Rp 6,9 triliun untuk jalan, hunian, tower, serta rumah tapak. Semuanya sudah dalam proses akhir, tinggal tanda tangan kontrak,” ujar Basuki. Selain itu, Basuki juga menyebutkan bahwa pihaknya telah mengirimkan undangan kepada Presiden Prabowo untuk meresmikan pembangunan proyek-proyek tersebut, termasuk groundbreaking beberapa infrastruktur utama. Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Sumadilaga, turut menambahkan bahwa OIKN telah menyiapkan lahan seluas 30 hektare di kawasan pembangunan tahap kedua untuk mendukung rencana pembangunan pusat keuangan (financial center). Proyek ini rencananya akan digarap oleh Emaar Properties, pengembang asal Uni Emirat Arab, dengan pembahasan yang saat ini masih berjalan di Kementerian BUMN. Basuki juga menegaskan bahwa tidak ada pemotongan anggaran untuk pembangunan IKN. Proyek besar seperti hotel, perkantoran, dan restoran tetap menjadi prioritas dalam rencana pembangunan kawasan. “Kami memastikan bahwa semua anggaran berjalan sesuai perencanaan, dan beberapa proyek besar seperti hotel, perkantoran, restoran, dan infrastruktur pendukung lainnya terus kami dorong,” tambahnya. Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada jajarannya untuk memastikan proyek IKN berjalan sesuai jadwal, dengan tetap menjaga kualitas dan keberlanjutan lingkungan. Dengan adanya investasi besar dan kerja sama lintas kementerian, pemerintah berharap IKN Nusantara dapat menjadi simbol kemajuan dan modernisasi Indonesia. Pembangunan IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga kawasan yang mendukung inovasi, ekonomi hijau, dan investasi internasional, sejalan dengan visi pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK