Prabowo dan El-Sisi Sepakati Penguatan Kerja Sama Indonesia–Mesir
Prabowo dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menyepakati penguatan kerja sama ekonomi, investasi, pertahanan, pendidikan, serta kelautan.
Faktakalbar.id – Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi sepakat memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Mesir melalui kerja sama di sejumlah sektor, mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, kelautan dan perikanan, hingga industri pertahanan.
Kesepakatan tersebut dibahas dalam kunjungan kenegaraan El-Sisi ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu (11/10/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya kedua negara memperluas hubungan bilateral yang telah ditingkatkan ke tingkat kemitraan strategis pada 2025.
Dalam pernyataan pers bersama, Prabowo menyebut kunjungan El-Sisi sebagai momentum penting untuk memperkuat hubungan kedua negara melalui kerja sama yang lebih konkret.
Empat Kesepakatan Bilateral Ditandatangani
Dalam pertemuan tersebut, kedua negara menyaksikan pertukaran empat dokumen kerja sama atau nota kesepahaman (MoU).
Keempat kesepakatan itu meliputi Rencana Aksi Kemitraan Strategis antara kementerian luar negeri kedua negara, pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik, paspor dinas, dan paspor khusus, kerja sama di bidang statistik, serta kerja sama kelautan dan perikanan.
Kesepakatan tersebut menjadi landasan bagi pengembangan hubungan Indonesia dan Mesir dalam berbagai sektor. Pemerintah kedua negara juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan komunikasi politik dan dialog bilateral secara berkala.
Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
Selain penandatanganan empat MoU, Indonesia dan Mesir membahas peluang peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi.
Kedua negara mendorong pembentukan Perjanjian Kemitraan Ekonomi atau Economic Partnership Agreement (EPA). Perjanjian ini diharapkan dapat memperluas akses pasar serta membuka peluang investasi bagi kedua negara.
Prabowo juga menyambut inisiatif pembentukan Dana Investasi Bersama atau Joint Investment Fund yang ditujukan untuk mendukung proyek-proyek strategis.
Meski demikian, pengembangan berbagai inisiatif tersebut masih memerlukan tindak lanjut melalui pembahasan dan mekanisme kerja sama antara kedua pemerintah.
Industri Pertahanan hingga Pendidikan Jadi Fokus
Di sektor pertahanan, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia dan Mesir sepakat meningkatkan kerja sama industri pertahanan serta pengembangan kapasitas melalui pendidikan, latihan bersama, dan pertukaran kunjungan pimpinan maupun pakar.
Prabowo turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Mesir dalam memfasilitasi kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut yang menjalankan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di kawasan Timur Tengah.
Kerja sama juga diarahkan pada sektor pendidikan. Kedua negara berencana memperluas pertukaran mahasiswa, riset bersama, serta kemitraan antarlembaga pendidikan tinggi.
Mesir juga menawarkan tambahan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, khususnya untuk bidang kedokteran, teknik, dan sains.
Indonesia dan Mesir Bahas Isu Regional
Selain hubungan bilateral, kedua pemimpin bertukar pandangan mengenai persoalan regional dan internasional, termasuk situasi Palestina serta konflik di Timur Tengah.
Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara Indonesia dan Mesir dalam merespons berbagai persoalan yang menjadi perhatian bersama.
Melalui rangkaian kesepakatan tersebut, kedua negara berupaya memperluas kemitraan strategis yang mencakup kepentingan politik, ekonomi, pertahanan, pendidikan, dan pengelolaan sumber daya kelautan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.