faktakalbar

Prabowo Bakal Bentuk Wantimpres? Ini Penjelasan Mensesneg

Penulis: Redaksi Sunday, 29 December 2024 📖 1 menit
Prabowo Bakal Bentuk Wantimpres? Ini Penjelasan Mensesneg
JAKARTA – Wacana pembentukan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di era Presiden Prabowo Subianto semakin hangat diperbincangkan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan bocoran terkait rencana tersebut, meskipun masih dalam tahap kajian. “Belum, belum, belum. Tunggu tanggal mainnya. [Namanya juga] belum ada,” ujar Prasetyo Hadi singkat saat ditemui usai menghadiri Perayaan Natal Nasional 2024 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (28/12/2024). Prasetyo menjelaskan bahwa nama-nama yang akan masuk dalam satuan kerja (satker) Wantimpres masih dalam proses pembahasan. Satker ini nantinya akan membantu pekerjaan Dewan Pertimbangan Presiden yang menjadi salah satu dari 17 satker baru yang direncanakan oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Saat ditanya mengenai kemungkinan Presiden Prabowo Subianto memiliki juru bicara (jubir) khusus, Prasetyo menyebut bahwa Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) sudah cukup mewakili kebutuhan hubungan masyarakat untuk Kepala Negara. “Loh, PCO itu kan udah PCO. [PCO sudah jadi] wakil pemerintah. Jadi boleh [jadi jubir Presiden],” katanya. Pembentukan Wantimpres ini merupakan bagian dari restrukturisasi yang dinaungi oleh tujuh unit organisasi (UO) di bawah Kemensetneg. Meski belum ada nama-nama yang diungkap, Wantimpres diharapkan mampu memberikan kontribusi strategis dalam mendukung tugas-tugas kepresidenan. Warga masih harus menunggu pengumuman resmi dari pemerintah terkait detail satker Wantimpres dan komposisi anggotanya. “Tunggu tanggal mainnya,” tutup Prasetyo.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK