faktakalbar

Polisi Amankan Remaja yang Diduga Akan Tawuran

Penulis: Redaksi Tuesday, 17 September 2024 📖 1 menit
Polisi Amankan Remaja yang Diduga Akan Tawuran

PONTIANAK
- Personel gabungan dari Unit Patroli Enggang Polresta Pontianak dan Polsek Pontianak Barat berhasil mengamankan sekelompok remaja yang diduga berencana melakukan tawuran di wilayah Pontianak Barat Pada Senin (16/9/2024).

Pengamanan ini merupakan hasil dari patroli rutin yang ditingkatkan oleh kepolisian untuk menjaga ketertiban di daerah tersebut.

Kapolsek Pontianak Barat, AKP Basuki Arif Wibowo menjelaskan bahwa penangkapan berlangsung pada Senin(16/9/2024) dini hari, setelah polisi menerima laporan warga mengenai sekelompok remaja yang berkumpul di jalan Komyos Sudarso, tepatnya di depan gang Teratai, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat.

"Setelah menerima laporan dari warga, tim patroli Enggang Polresta Pontianak dan anggota Polsek Pontianak Barat segera bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, kami mendapati sekitar 12 remaja yang membawa berbagai benda berbahaya seperti senjata tajam dan busur serta anak panah,” jelas Kapolsek.

Remaja yang ditangkap berusia antara 15 hingga 18 tahun dan langsung dibawa ke Polsek Pontianak Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari keterangan awal, diketahui bahwa konflik ini berawal dari perseteruan antar kelompok di media sosial yang berujung pada rencana tawuran.

Kapolsek AKP Basuki menegaskan bahwa patroli ini akan terus diperkuat sebagai langkah preventif untuk mencegah tawuran remaja, terutama di lokasi-lokasi yang rawan. "Kami akan terus memperketat pengawasan di wilayah yang dianggap rawan terjadinya tawuran, terutama pada malam hari saat aksi-aksi seperti ini sering terjadi," tegasnya.

Karena belasan remaja tersebut masih berstatus anak di bawah umur, AKP Basuki menyampaikan bahwa penanganan lebih lanjut akan dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Pontianak. Pihak kepolisian juga meminta para orang tua untuk lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama dalam penggunaan media sosial, yang sering menjadi sumber konflik antar kelompok remaja. (amb)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK