Perkuat Ketahanan Keluarga, GOW Ketapang Didorong Perluas Pemberdayaan Perempuan
Faktakalbar.id - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ketapang periode 2026–2031 diproyeksikan untuk memperkuat keterlibatan kaum perempuan dalam mendukung agenda pembangunan dan ketahanan keluarga di daerah.
Faktakalbar.id - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ketapang periode 2026–2031 diproyeksikan untuk memperkuat keterlibatan kaum perempuan dalam mendukung agenda pembangunan dan ketahanan keluarga di daerah.
Peran strategis organisasi wanita tersebut ditekankan saat momentum pengukuhan jajaran pengurus baru yang berlangsung di Pendopo Bupati Ketapang, Kamis (5/11/2026).
Pemberdayaan kaum perempuan dipandang sebagai elemen kunci dalam melahirkan masyarakat yang tangguh serta generasi penerus berkualitas.
Organisasi yang kini dipimpin oleh Eni Kusnawati Jamhuri tersebut diarahkan untuk memprioritaskan program kerja yang menyasar kebutuhan langsung warga.
Sinergi antarorganisasi wanita diharapkan mampu menjawab tantangan sosial seperti peningkatan kualitas keluarga dan ekonomi kreatif perdesaan.
Pelaksanaan agenda organisasi dituntut tidak sekadar seremonial melainkan berorientasi pada hasil nyata di lapangan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus GOW Kabupaten Ketapang yang baru saja dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031," kata Bupati Ketapang Alexander Wilyo.
"Saya berharap GOW tidak hanya menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan internal, tetapi juga mampu hadir di tengah-tengah masyarakat melalui program-program yang bermanfaat dan berkontribusi bagi masyarakat," pesannya.
"Bangunlah komunikasi yang baik, susun program kerja yang nyata dan berguna serta berkelanjutan. Utamakan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tegasnya.
Penguatan kapasitas anggota menjadi fokus lanjutan agar pengurus mampu merancang program berbasis pemberdayaan masyarakat.
Koordinasi lintas sektor terus dibangun untuk memastikan keterpaduan langkah organisasi wanita dengan pemangku kepentingan.
Langkah ini diharapkan dapat memacu kontribusi aktif perempuan Ketapang dalam berbagai sektor kehidupan publik.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.