faktakalbar

Peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak Ziarah Batu Layang Jadi Momentum Rawat Kerukunan Warga

Faktakalbar.id - Jajaran pejabat daerah bersama unsur masyarakat menggelar ziarah ke Makam Kesultanan Pontianak di Batu Layang dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak pada Kamis (22/10). Agenda ziarah tahunan tersebut digelar guna me…

Penulis: Wati Thursday, 22 October 2026 📖 2 menit
Peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak Ziarah Batu Layang Jadi Momentum Rawat Kerukunan Warga
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan bersama jajaran pejabat daerah berziarah di Makam Kesultanan Pontianak Batu Layang dalam peringatan Hari Jadi ke-255. (Dok. Pemkot Pontianak)

Faktakalbar.id - Jajaran pejabat daerah bersama unsur masyarakat menggelar ziarah ke Makam Kesultanan Pontianak di Batu Layang dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak pada Kamis (22/10).

Agenda ziarah tahunan tersebut digelar guna menapak tilas sejarah sekaligus meresapi nilai-nilai perjuangan para pendiri Kota Pontianak.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyampaikan bahwa tradisi ziarah ini penting untuk menjaga kesinambungan sejarah antar-generasi.

“Ini agenda rutin setiap tahun untuk menapak tilas dan meneladani perjuangan para pendiri Kota Pontianak yang telah mendahului kita,” ujarnya.

Bahasan menilai peringatan ulang tahun kota menjadi pengingat atas tanggung jawab generasi masa kini dalam merawat keharmonisan daerah.

“Kita harus meneruskan perjuangan beliau-beliau, para pendiri Kota Pontianak, sekaligus bersyukur karena di usia ke-255 ini Pontianak terus eksis, terus berdaya saing, serta tetap aman, rukun dan damai,” katanya.

Tema perayaan tahun ini mengusung nilai tangguh dan bersahabat yang dinilai sangat pas dengan kondisi sosial masyarakat yang majemuk.

Nilai kepemimpinan para sultan pendiri kota menjadi teladan penting dalam menjaga kedamaian di tengah keberagaman warga Pontianak.

“Yang bisa kita teladani adalah bagaimana memimpin sebuah wilayah dengan aman dan rukun, mengayomi masyarakat, serta berjuang agar pembangunan memberikan dampak kesejahteraan bagi seluruh warga,” jelasnya.

Keberagaman etnis dan budaya di Pontianak dipandang sebagai modal sosial utama untuk memacu kemajuan pembangunan kota.

Pemerintah daerah berharap Pontianak mampu bersaing dengan kawasan perkotaan lain di Indonesia dalam hal kualitas pelayanan publik.

“Harapan kita Pontianak terus maju, terus berdaya saing dengan daerah lain, kemudian masyarakatnya semakin makmur, rukun dan damai. Itu yang kita harapkan bersama,” katanya.

Rangkaian acara peringatan ulang tahun kota diisi dengan pelbagai kegiatan kebudayaan serta doa bersama seluruh elemen masyarakat.

Tradisi ziarah agung ini diharapkan dapat memperkuat rasa memiliki warga terhadap sejarah dan kebudayaan lokal Pontianak.

“Dengan mengenal sejarahnya, kita semakin memahami bagaimana kota ini dibangun dan apa yang harus kita teruskan untuk generasi berikutnya,” pungkasnya.

Peringatan seperempat milenium lebih ini menjadi momentum konsolidasi sosial warga dalam mewujudkan kota yang sejahtera.

Para tokoh masyarakat turut mendampingi rombongan ziarah hingga prosesi penghormatan di makam leluhur selesai.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK