Jaga Cagar Budaya Makam Kesultanan Batu Layang Pemkot Pontianak Salurkan Anggaran APBD Tiap Tahun
Faktakalbar.id - Pemerintah Kota Pontianak mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja daerah setiap tahun untuk mendukung penataan cagar budaya Makam Kesultanan Pontianak di Batu Layang.
Faktakalbar.id - Pemerintah Kota Pontianak mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja daerah setiap tahun untuk mendukung penataan cagar budaya Makam Kesultanan Pontianak di Batu Layang.
Dukungan anggaran daerah tersebut disalurkan guna merawat kawasan cagar budaya yang menjadi saksi sejarah berdirinya Kota Pontianak.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan usai menghadiri kegiatan ziarah agung di kompleks makam pendiri kota pada Kamis.
Bahasan menjelaskan bahwa penataan situs sejarah ini juga mendapat dukungan pendanaan langsung dari pemerintah pusat melalui APBN.
Sinergi pembiayaan antara pusat dan daerah dilakukan agar cagar budaya penting tersebut tetap terjaga kerapian serta kelestariannya.
“Dari APBD kita tetap memberikan dukungan setiap tahunnya. Kawasan seperti ini penting karena bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi pengingat perjalanan panjang Kota Pontianak,” ujarnya.
Penataan kawasan bersejarah Batu Layang difokuskan pada perbaikan fasilitas penunjang bagi para penziarah serta pelestarian struktur makam kuno.
Pemerintah daerah menganggap makam para sultan sebagai aset sejarah bernilai tinggi yang wajib dilindungi dari kerusakan fisik.
Bahasan menegaskan bahwa pengenalan sejarah lokal merupakan kunci utama dalam membangkitkan rasa memiliki masyarakat terhadap kotanya.
“Dengan mengenal sejarahnya, kita semakin memahami bagaimana kota ini dibangun dan apa yang harus kita teruskan untuk generasi berikutnya,” pungkasnya.
Tradisi ziarah yang digelar rutin setiap peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak sekaligus menjadi ajang promosi wisata sejarah daerah.
Kawasan Makam Batu Layang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata religi terpopuler yang kerap dikunjungi peziarah luar daerah.
Pemerintah kota bertekad menjaga kelestarian situs makam keluarga pendiri Pontianak tersebut secara konsisten dan berkesinambungan.
Perawatan fisik situs cagar budaya dinilai mampu memperkuat identitas kebudayaan Melayu Pontianak di tengah arus modernisasi.
Penguatan alokasi anggaran cagar budaya diharapkan dapat makin meningkatkan daya tarik wisata sejarah di Kalimantan Barat.
Masyarakat sipil diajak bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian situs bersejarah di seluruh wilayah kota.
Komitmen pelestarian ini akan terus dilanjutkan demi mewariskan rekam jejak perjuangan pendiri kota kepada generasi mendatang.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.