faktakalbar

Pemerintah Impor 180 Ribu Ton Daging Sapi untuk Stabilkan Harga Jelang Idulfitri 2025

Penulis: Redaksi Thursday, 23 January 2025 📖 1 menit
Pemerintah Impor 180 Ribu Ton Daging Sapi untuk Stabilkan Harga Jelang Idulfitri 2025
JAKARTA -  Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2025, pemerintah memutuskan untuk mengimpor sebanyak 180 ribu ton daging sapi. Kebijakan ini diambil untuk memastikan ketersediaan daging di pasar domestik serta menjaga stabilitas harga. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menjelaskan bahwa jumlah impor tersebut mencakup berbagai jenis daging, termasuk daging beku dan sapi bakalan yang nantinya akan dikonversi menjadi karkas atau daging siap konsumsi. "Kalau kita bilang impor daging, itu bisa bakalan. Itu nanti ada perhitungannya untuk menjadi karkas berapa, untuk menjadi daging berapa," ujar Arief saat konferensi pers di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (22/1). Arief menegaskan bahwa impor daging sapi kali ini merupakan bagian dari kebijakan reguler pemerintah yang dilakukan setiap tahun. Selain daging sapi, impor daging kerbau beku sebanyak 100 ribu ton juga tetap dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga di pasar. "Daging kerbau setiap tahun kurang lebih 100 ribu ton. Biasanya BUMN yang bertugas, karena daging kerbau itu memang untuk stabilisasi," tambahnya. Kebijakan impor ini diambil setelah mempertimbangkan kebutuhan pasar domestik menjelang Lebaran, di mana permintaan daging cenderung meningkat. Dengan adanya impor ini, diharapkan harga daging di pasar tetap terjangkau dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan hingga Idulfitri.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK