Pemanfaatan Drone Thermal Bongkar Penyelundupan Rokok Ilegal dan Miras di Perbatasan Badau
Faktakalbar.id - Tim gabungan memperketat pengawasan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dengan mengamankan puluhan ribu batang rokok ilegal dan puluhan liter minuman keras pada Sabtu (31/10/2026).
Faktakalbar.id - Tim gabungan memperketat pengawasan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dengan mengamankan puluhan ribu batang rokok ilegal dan puluhan liter minuman keras pada Sabtu (31/10/2026).
Pengungkapan kasus ini memanfaatkan teknologi drone thermal untuk melacak barang bukti yang sengaja disembunyikan oknum tidak dikenal di balik rimbunnya semak-semak jalur tidak resmi perbatasan.
Dalam penindakan yang dilakukan melalui Operasi ASAP II Tahun 2026 tersebut, petugas menyita sebanyak 20.000 batang rokok tanpa pita cukai resmi serta 40,74 liter minuman mengandung etil alkohol.
Operasi pemantauan udara ini dipicu oleh aduan masyarakat lokal mengenai tingginya risiko penyelundupan barang ilegal melalui jalur tikus perbatasan negara.
Penindakan terpadu ini melibatkan sinergi Tim Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Nanga Badau, Satgas Pamtas TNI Yonarmed 13/Nanggala, BAIS TNI, SGI Kodam XII/Tanjungpura, serta Satgas Intel Korem 121/Alambhana Wanawai.
"Pengawasan di kawasan perbatasan negara terus kami perketat guna menekan potensi kebocoran penerimaan negara serta mencegah peredaran barang-barang ilegal," kata salah satu petugas Bea Cukai di lokasi.
"Keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi di sepanjang garis perbatasan," ujarnya.
Sinergi intelijen dan penggunaan perangkat canggih dinilai efektif menutup celah operasi para pelaku penyelundupan di kawasan perbatasan darat.
Seluruh barang bukti rokok dan minuman keras terlarang tersebut kini diamankan di Kantor Bea Cukai Nanga Badau untuk proses hukum lebih lanjut.
Patroli darat dan pemantauan udara terus ditingkatkan guna mengantisipasi maraknya peredaran barang ilegal yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Aparat keamanan mengimbau warga kawasan perbatasan untuk tetap aktif melaporkan setiap pergerakan barang yang mencurigakan di lingkungannya.
Pengawasan di sepanjang garis batas negara dipastikan terus berlangsung ketat guna menjaga kedaulatan serta keamananan wilayah perbatasan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.