faktakalbar

Cegah Penyelundupan di Jalur Tikus Badau, Petugas Perbatasan Manfaatkan Teknologi Drone Thermal

Faktakalbar.id - Penggunaan teknologi drone thermal membantu petugas gabungan dalam membongkar praktik penyembunyian barang-barang ilegal di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Penulis: Natash Thursday, 05 November 2026 📖 1 menit
Cegah Penyelundupan di Jalur Tikus Badau, Petugas Perbatasan Manfaatkan Teknologi Drone Thermal
Ilustrasi drone thermal. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Penggunaan teknologi drone thermal membantu petugas gabungan dalam membongkar praktik penyembunyian barang-barang ilegal di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.

Pemanfaatan teknologi pemantauan jarak jauh tersebut dilakukan dalam rangkaian Operasi ASAP II oleh Bea Cukai Nanga Badau bersama Satgas Pamtas TNI Yonarmed 13/Nanggala dan unsur intelijen TNI.

Hasil pemantauan udara mengarahkan petugas pada tumpukan barang yang disembunyikan oknum tidak dikenal di balik rimbunnya semak-semak jalur tidak resmi.

Dari lokasi penemuan tersebut, petugas mengamankan sedikitnya 20.000 batang rokok ilegal dan 40,74 liter minuman mengandung etil alkohol.

Penerapan teknologi pengawasan dilakukan guna mengoptimalkan penyisiran di wilayah hutan perbatasan yang sulit dicapai dengan patroli darat biasa.

Langkah ini juga dipicu oleh aduan warga lokal terkait tingginya mobilitas pergerakan barang mencurigakan pada malam hari.

"Pengawasan di kawasan perbatasan negara terus kami perketat guna menekan potensi kebocoran penerimaan negara serta mencegah peredaran barang-barang ilegal," kata salah satu petugas Bea Cukai di lokasi.

"Keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi di sepanjang garis perbatasan," ujarnya.

Sinergi intelijen dan pemanfaatan perangkat modern menjadi strategi utama pengetatan kawasan rawan penyelundupan di Kapuas Hulu.

Pihak aparat memperkirakan modus menyembunyikan barang di semak-semak dilakukan pelaku sebelum diangkut menggunakan kendaraan menuju daerah pemasaran.

Penyisiran menggunakan teknologi pemantau udara dijadwalkan akan terus ditingkatkan di titik-titik rawan perbatasan.

Pengamanan di kawasan perbatasan negara dipastikan berlangsung tanpa henti demi menjaga kedaulatan wilayah serta iklim ekonomi daerah.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK