Hadapi Ancaman Bencana Batingsor, Pemprov Kalbar Bentuk Komando Satgas Terpadu Lintas Instansi
Faktakalbar.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat membentuk komando satuan tugas terpadu guna memperkuat kesiapsiagaan penanganan bencana banjir, puting beliung, dan tanah longsor.
Faktakalbar.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat membentuk komando satuan tugas terpadu guna memperkuat kesiapsiagaan penanganan bencana banjir, puting beliung, dan tanah longsor.
Langkah pembentukan satgas khusus ini disiagakan setelah wilayah Kalimantan Barat memasuki status siaga darurat bencana hingga 31 Januari 2027.
Tim gabungan tersebut bertugas mengoordinasikan seluruh alur penanganan darurat, mulai dari proses evakuasi korban hingga penyaluran bantuan logistik di titik bencana.
Sinergi antarinstansi menjadi fokus utama agar respons penanggulangan dampak cuaca ekstrem tidak berjalan sendiri-sendiri di tiap daerah.
Penyiapan personel penolong serta peralatan penyelamatan dipusatkan pada area pemukiman yang memiliki rekam jejak kerawanan tinggi.
“Langkah ini mencakup kesiapan personel, peralatan, serta dukungan lintas instansi apabila terjadi bencana batingsor,” kata Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar Daniel.
“Kita tidak boleh bergerak sendiri-sendiri. Kita harus satu irama,” tegas Gubernur Kalbar Ria Norsan.
Pendataan terhadap kebutuhan darurat warga terdampak akan dikelola secara terpusat oleh posko komando satgas di tingkat provinsi.
Warga diimbau untuk waspada terhadap potensi angin kencang, banjir luapan sungai, serta longsor saat hujan berintensitas tinggi mengguyur.
Imbauan resmi dan peringatan dini disebarkan agar masyarakat siap melakukan langkah penyelematan awal secara mandiri.
Satgas terpadu disiagakan selama 24 jam penuh untuk merespons setiap laporan kejadian darurat dari wilayah kabupaten/kota.
Penguatan kesiapsiagaan ini diharapkan mampu mempercepat waktu tanggap darurat saat bencana hidrometeorologi terjadi di lapangan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.