faktakalbar

Pelaku Penganiayaan di Festival Scooter Diserahkan Keluarga ke Polisi

Penulis: Redaksi Sunday, 22 September 2024 📖 1 menit
Pelaku Penganiayaan di Festival Scooter Diserahkan Keluarga ke Polisi
BOGOR - Terduga pelaku berinisial K, usia (42), diantar keluarganya ke kantor polisi setelah diduga melakukan penganiayaan. Kasus ini berawal dari korban yang diduga mengganggu istri pelaku. Kapolsek Gunungputri, AKP Aulia Robby, menjelaskan bahwa penganiayaan terjadi pada acara Gunung Putri Scooter Festival (GSF) pada Sabtu, (14/9/2024). Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, mengungkapkan bahwa K menyerahkan diri ke polisi dengan diantar oleh keluarganya. “Diantar langsung oleh orang tuanya," kata AKBP Rio Wahyu Anggoro pada Sabtu (21/9/2024). Beredar informasi di media sosial bahwa korban tidak terima mantan istrinya datang ke festival Vespa di Gunungputri Bogor bersama pelaku, sehingga terjadi cekcok. Namun, AKBP Rio Wahyu Anggoro membantah isu tersebut. "Mantan istri dan mantan pacar itu tidak benar. Pelecehan seksual itu tidak benar," katanya. Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, menambahkan bahwa berdasarkan pengakuan K, ia menganiaya korban untuk membela istrinya. Menurut K, korban terlebih dahulu memukul istrinya. "Dengan cara memukul istrinya di bagian pelipis sebelah kiri menggunakan botol minuman keras," jelasnya, Sabtu (21/9/2024). Tak terima dengan perlakuan kasar terhadap istrinya, K langsung bertindak. "Karena merasa kesal korban lebih dulu menganiaya istrinya," katanya. Kasus ini menjadi perhatian publik karena beredar rumor bahwa pelaku mencongkel mata korban, meskipun AKP Teguh Kumara menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam penyelidikan. "Pencongkelan kami sedang mendalami," ujarnya. "Apakah memang terjadi pencongkelan tersebut artinya kita juga harus bisa mengartikan dulu namanya mencongkel itu apakah sampe keluar atau engga," lanjutnya. Sementara itu, menurut Kapolsek Gunungputri, AKP Aulia Robby, korban mengalami luka di bagian wajah dan mata. "Korban luka di wajah dan bagian mata," ujarnya, dan menambahkan bahwa kondisi korban sudah membaik. "Korban saat ini Alhamdulillah sudah stabil dan dalam perawatan medis," ujarnya. (amb)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK