Patroli Maritim Malaysia Gagalkan Penyelundupan 54 WNI Lewat Jalur Laut Ilegal di Perairan Selangor
Faktakalbar.id - Otoritas Pertahanan Maritim Malaysia Negeri Selangor menggagalkan dugaan penyelundupan 54 warga negara Indonesia melalui jalur laut tidak resmi di perairan Tanjung Karang pada Senin dini hari.
Faktakalbar.id - Otoritas Pertahanan Maritim Malaysia Negeri Selangor menggagalkan dugaan penyelundupan 54 warga negara Indonesia melalui jalur laut tidak resmi di perairan Tanjung Karang pada Senin dini hari.
Operasi penindakan tersebut dilakukan setelah petugas menghentikan sebuah kapal kayu tanpa nomor registrasi di kawasan perairan tersebut.
Kapal kayu berwarna merah dan hitam itu dicegat pada jarak sekitar 0,7 mil laut di sebelah barat daya Tanjung Karang.
Penyekatan kapal dilakukan oleh aparat setempat setelah menerima informasi intelijen terkait adanya aktivitas penyelundupan manusia di jalur laut rawan tersebut.
Petugas mendapati kapal tersebut diawaki oleh seorang nakhoda berusia 23 tahun bersama dua awak kapal berkewarganegaraan Indonesia berusia 18 dan 28 tahun.
Selain tiga awak kapal, petugas menemukan 54 warga negara Indonesia yang terdiri dari 31 laki-laki dan 23 perempuan berusia 18 hingga 60 tahun.
Sebagian dari puluhan penumpang tersebut diketahui mengantongi dokumen paspor saat dilakukan pemeriksaan di atas kapal.
Seluruh warga negara Indonesia yang diamankan beserta sarana kapal kayu selanjutnya dibawa ke Dermaga Pasukan Polisi Maritim Pulau Indah.
Pihak berwenang Selangor memboyong rombongan tersebut untuk menjalani pendataan medis serta pemeriksaan awal di dermaga.
Penangkapan kapal kayu tanpa nomor izin ini menambah daftar panjang kasus upaya masuknya pekerja migran ilegal melalui jalur laut.
Jalur perairan tidak resmi di kawasan Selangor disinyalir kerap dimanfaatkan oleh sindikat penyelundup untuk memberangkatkan migran ilegal pada waktu malam.
Aparat keamanan maritim setempat terus mengintensifkan penyisiran di sepanjang garis pantai guna memutus rantai pengiriman migran secara gelap.
Evakuasi seluruh penumpang berjalan lancar tanpa ada perlawanan dari pihak pengelola kapal kayu tersebut.
Kasus ini kini berada dalam penanganan penuh jajaran otoritas keamanan laut di wilayah Selangor.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.