faktakalbar

MTQ Antarbangsa se-Borneo 2026 di Sarawak Perluas Cabang Perlombaan dengan Hafalan Al-Quran 15 Juz

Faktakalbar.id - Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antarbangsa se-Borneo 2026 di Sarawak memperluas cakupan kompetisi dengan menambah cabang perlombaan hafalan Al-Quran 15 juz.

Penulis: Natash Wednesday, 28 October 2026 📖 1 menit
MTQ Antarbangsa se-Borneo 2026 di Sarawak Perluas Cabang Perlombaan dengan Hafalan Al-Quran 15 Juz

Faktakalbar.id - Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antarbangsa se-Borneo 2026 di Sarawak memperluas cakupan kompetisi dengan menambah cabang perlombaan hafalan Al-Quran 15 juz.

Perluasan cabang ini menjadi perkembangan signifikan dibanding penyelenggaraan edisi perdana yang digelar di Kota Pontianak pada tahun 2023.

Ajang MTQ se-Borneo pertama di Pontianak pada 28–30 November 2023 lalu hanya mempertandingkan cabang tilawah Al-Quran putra dan putri.

Pada edisi kedua di Sarawak yang berlangsung 26–29 Oktober 2026, panitia resmi melombakan cabang tilawah dan hafalan 15 juz.

Peserta laki-laki dan perempuan dari seluruh wilayah Pulau Borneo berkompetisi memperebutkan gelar terbaik di dua cabang tersebut.

Utusan peserta berasal dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sabah, Brunei Darussalam, Miri, serta Sarawak.

Pertemuan para ketua delegasi diselenggarakan di Persada Majlis Islam Sarawak guna memantapkan teknis dan kelancaran kompetisi.

Yang Dipertua Majlis Islam Sarawak Misnu bin Haji Taha menyebut forum koordinasi ini penting untuk kelancaran partisipasi peserta.

"Majlis ini bertujuan mengeratkan hubungan silaturahim, memperkukuh kerjasama serta menyampaikan maklumat berkaitan pelaksanaan program bagi memastikan kelancaran penglibatan setiap delegasi," ujarnya.

Ketua Delegasi Kalimantan Barat Andi Musa mengapresiasi perluasan cabang lomba yang dinilai memotivasi para hafiz muda kawasan Borneo.

Ia juga menyampaikan perkembangan pembahasan calon tuan rumah penyelenggaraan MTQ Antarbangsa se-Borneo berikutnya untuk edisi 2028.

"Delegasi Brunei menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah, tetapi keputusan akhir masih menunggu persetujuan Sultan Brunei Darussalam. Kalimantan Timur dan Sabah menyatakan kesediaan menjadi alternatif apabila Brunei belum dapat merealisasikan rencana tersebut," kata Andi Musa.

Peningkatan jumlah cabang lomba ini menandai kemajuan pembinaan seni baca dan hafalan Al-Quran di pulau Kalimantan.

Penyelenggara berharap penambahan cabang hafalan ini dapat terus dipertahankan pada pelaksanaan ajang se-Borneo edisi berikutnya.

Ajang regional ini terbukti berhasil menjadi wadah konsolidasi lembaga pembinaan Al-Quran lintas negara serumpun.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK