Menjelang Idulfitri 2025: Prabowo Pastikan Stok Pangan Stabil dan Harga Terkendali
Faktakalbar.id, NASIONAL
– Menjelang Hari Raya Idulfitri 2025/1446 Hijriah, Presiden RI,
Prabowo Subianto
memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3/2025).
Dalam sidang tersebut,
Prabowo
bersama jajaran Kabinet Merah Putih membahas persiapan strategis untuk memastikan kelancaran perayaan Idulfitri (Lebaran) 2025, termasuk kesiapan stok pangan dan kestabilan harga komoditas.
Baca Juga:
Pontianak Masuk 10 Besar Daya Saing Nasional 2024, Hanya Kalah Tipis dari Banjarmasin di Kalimantan
Menurut Prabowo, ketersediaan stok pangan yang cukup menjadi salah satu prioritas utama agar masyarakat tidak perlu khawatir tentang kelangkaan bahan pokok selama libur Lebaran.
Pemerintah menekankan bahwa stok pangan telah dipastikan cukup melalui peningkatan produksi dan panen yang optimal.
Baca Juga:
Kepemimpinan Prabowo di Tengah Gejolak Global dan Ketidakpastian Domestik
Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia tidak perlu lagi melakukan impor pangan untuk memenuhi kebutuhan Lebaran 2025.
Hal ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian dalam negeri mampu menjawab tantangan permintaan masyarakat di musim libur.
Baca Juga:
Satgas Pangan Polres Ketapang Cek Stok, Harga, dan Takaran Minyakita di Pasar dan Distributor
Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas harga dan menghindarkan masyarakat dari fluktuasi harga yang tidak diinginkan.
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa kesiapan stok pangan merupakan hal krusial saat Ramadan dan Idulfitri.
Presiden Republik Indonesia ke-8 tersebut memastikan bahwa produksi pangan berjalan lancar dan mampu mencukupi kebutuhan rakyat.
Baca Juga:
Kabupaten Sambas Terima Bantuan Alsintan Terbanyak di Kalbar
Pengawasan dan Pengendalian Mesti Dijalankan Secara Intensif
Meski ada lonjakan permintaan pada masa-masa perayaan, pemerintah telah menginstruksikan agar langkah-langkah pengawasan dan pengendalian pasokan dijalankan secara intensif.
Hal ini dilakukan untuk menjaga agar harga pangan tetap terjaga dan tidak terjadi kelangkaan yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat.
Baca Juga:
Ifan Seventeen Dilantik Jadi Dirut PFN Milik BUMN, Pernah Rilis Lagu untuk Prabowo
Prabowo juga menginstruksikan Menteri Perdagangan, Budi Santoso, untuk terus memantau ketersediaan bahan pangan serta mengontrol fluktuasi harga.
Meskipun beberapa komoditas seperti cabai sempat menunjukkan kenaikan harga, pengawasan ketat yang dilakukan telah berhasil menekan harga kembali ke level normal.
Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati perayaan Lebaran tanpa perlu khawatir akan kenaikan harga bahan pokok.
Baca Juga:
Polres Kubu Raya Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 Jelang Perayaan Idulfitri
Selain itu, kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam sidang tersebut menunjukkan komitmen bersama pemerintah untuk memastikan persiapan Lebaran berjalan dengan lancar dan terkoordinasi.
Upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas stok pangan dan harga komoditas merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk menghadapi tantangan ekonomi menjelang Lebaran.
Dengan koordinasi antar kementerian dan lembaga terkait, diharapkan dampak positif dari kebijakan ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga perayaan Lebaran 2025 berlangsung dengan aman, lancar, dan sejahtera. (dit)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.